Pukat Sulsel

Kasus ‘Sel Merah’ Lapas Bulukumba, PUKAT Minta DPR Turun Tangan

Polemik dugaan kekerasan terhadap warga binaan di “sel merah” Lapas Kelas IIA Bulukumba kian memicu kecaman publik. Setelah Ombudsman RI dan ACC Sulsel angkat suara, kini giliran Pusat Kajian Advokasi Anti Korupsi (PUKAT) Sulawesi Selatan mendesak agar DPR RI ikut turun tangan menangani kasus tersebut. Direktur PUKAT Sulsel, Farid Mamma, menilai dugaan pembakaran pakaian dan […]

PUKAT Sulsel: Langkah Kejari Maros Setop Kasus Hibah KONI Sudah Tepat dan Sesuai Regulasi

Keputusan Kejaksaan Negeri (Kejari) Maros menghentikan penyelidikan kasus dugaan penyalahgunaan dana hibah KONI Maros senilai Rp130 juta mendapat dukungan dari kalangan pegiat antikorupsi. Salah satunya datang dari Direktur Pusat Kajian Antikorupsi (PUKAT) Sulawesi Selatan, Farid Mamma, yang menilai langkah tersebut sesuai dengan koridor hukum dan prinsip efektivitas penegakan hukum. Farid menyebut bahwa tindakan Kejari Maros […]

PUKAT Sulsel Desak Kejati Tuntaskan Dugaan Korupsi ART DPRD Tana Toraja

Pusat Kajian Advokasi Anti Korupsi (PUKAT) Sulawesi Selatan angkat bicara terkait penyelidikan dugaan korupsi dalam pengelolaan Anggaran Rumah Tangga (ART) pimpinan DPRD, termasuk di Sekretariat DPRD Tana Toraja. Direktur PUKAT Sulsel, Farid Mamma, mendesak Kejati Sulsel untuk menuntaskan kasus ini secara maksimal dan tidak membiarkan prosesnya berlarut-larut tanpa kepastian hukum. “Kejati Sulsel harus menunjukkan komitmennya […]

Vonis 10 Bulan untuk Skincare Bermerkuri Mira Hayati, PUKAT: Di Mana Letak Keadilan Publik?

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Makassar menjatuhkan vonis ringan terhadap Mira Hayati, terdakwa kasus peredaran skincare mengandung merkuri. Dalam sidang putusan yang digelar pada Senin (7/7/2025), terdakwa hanya dijatuhi hukuman 10 bulan penjara dan denda sebesar Rp1 miliar subsidair dua bulan kurungan. Putusan itu dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim Arif Wicaksono yang menyatakan bahwa Mira […]

Dugaan Korupsi Jasa Kebersihan DPRD Pangkep, KPK Diminta Turun Tangan

Direktur Pusat Kajian Advokasi Anti Korupsi (PUKAT) Sulawesi Selatan, Farid Mamma kembali angkat bicara terkait lambannya penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan jasa kebersihan di Sekretariat DPRD Kabupaten Pangkep. Ia mendesak agar kasus tersebut segera dievaluasi oleh Polda Sulsel dan disupervisi langsung oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Kami menilai penanganan kasus ini oleh Polres Pangkep terlalu […]

Plafon Jebol Tahanan Hilang, PUKAT Soroti Dugaan Pelanggaran Regulasi di Rutan Sinjai

Kasus pelarian seorang tahanan bernama Anas bin Daman dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sinjai masih menjadi sorotan tajam. Anas, yang baru menghuni rutan selama 36 hari karena kasus pencurian dan penadahan, berhasil kabur melalui jalur tak lazim, plafon sel pengasingan. Kejadian ini memicu reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk Pusat Kajian Advokasi Anti […]

Bungkam Kasat Reskrim Soal Dugaan Korupsi Jasa Kebersihan DPRD Pangkep, PUKAT Sulsel Tuntut Transparansi

Suara publik kian nyaring menuntut keterbukaan Polres Pangkep dalam menangani dugaan korupsi pengelolaan anggaran jasa kebersihan Sekretariat DPRD Pangkep untuk tahun anggaran 2023–2024. Namun, hingga kini Kasat Reskrim Polres Pangkep AKP Saleh memilih bungkam. “Diamnya Kasat Reskrim bukan sekadar soal komunikasi, ini sinyal resistensi terhadap transparansi. Masyarakat berhak tahu sejauh mana proses hukum berjalan agar […]

Farid Mamma: Dugaan Korupsi Buku di Takalar Terstruktur dan Harus Segera Diusut Tuntas

Direktur Pusat Kajian Advokasi Anti Korupsi (PUKAT) Sulsel, Farid Mamma, kembali menyoroti secara tajam dugaan korupsi dalam proyek pengadaan buku pendamping SD dan SMP senilai Rp4,2 miliar di Kabupaten Takalar. Ia menyatakan bahwa pola dugaan pelanggaran dalam proyek yang dibiayai dari Dana BOS tahun 2025 itu tidak bisa dianggap sepele, karena telah memenuhi unsur tindak […]

Kejati Harus Proaktif Usut Dugaan Korupsi Buku di Takalar

Direktur Pusat Kajian Advokasi Anti Korupsi (PUKAT) Sulawesi Selatan, Farid Mamma, mendesak Kejaksaan Tinggi Sulsel untuk segera mengambil langkah konkret dalam mengusut dugaan korupsi proyek pengadaan buku pendamping SD dan SMP di Kabupaten Takalar tahun 2025. Ia menilai proyek tersebut sarat pelanggaran dan tidak bisa dibiarkan berlarut-larut tanpa tindakan tegas dari penegak hukum. “Ini bukan […]

Mafia Solar Tak Bisa Dihukum Setengah Hati

Penangkapan mobil tangki milik perusahaan inisial PT RJE di Kabupaten Bantaeng yang kedapatan mengangkut solar subsidi tanpa dokumen resmi bukan sekadar pelanggaran administratif. Kasus ini dinilai sebagai pintu masuk untuk membongkar jaringan mafia migas yang selama ini diduga menggerogoti anggaran subsidi negara secara sistematis. Direktur Pusat Kajian Advokasi Antikorupsi (PUKAT) Sulsel, Farid Mamma, menegaskan bahwa […]

error: Special Content !