Menu

Mode Gelap
PPCD Siap Gelar Pendaftaran Bakal Calon Direktur PNUP Oknum Polri Jadi Algojo Habisi Nyawa Najamuddin Sewang Polsek Bontonompo Kesampingkan Perma 2 Tahun 2012? Kanitres Bungkam Babak Baru Kasus Dugaan Korupsi Proyek Infrastruktur Wisata Toraja Rp40 M Camat Ujung Pandang Gelar Pertemuan Bersama Ketua RT dan RW

Hukum & Kriminal · 21 Apr 2022 16:43 WITA

2 Permohonan Restorative Justice Dari Sulsel Disetujui Jampidum


 2 Permohonan Restorative Justice Dari Sulsel Disetujui Jampidum Perbesar

Jaksa Agung RI lewat Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) menyetujui dua permohonan penghentian penuntutan yang diajukan Kejari Bone dan Kejari Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Kamis (21/4/2022).

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Soetarmi mengatakan dua perkara yang dihentikan dan disetujui Jampidum telah melalui beberapa pertimbangan.

“Pertimbangannya, mereka para tersangka baru pertama kali melakukan tindak pidana. Kemudian ancaman penjara tidak lebih dari 5 tahun,”ujarnya lewat rilis yang diterima Kedai-Berita.com.

Ekspose dilakukan secara virtual dan dihadiri oleh Direktur Tindak Pidana terhadap orang dan harta benda serta Kordinator Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum.

Selain itu Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan,  R. Febrianto ikut menyaksikan proses restorative justice yang dilakukan Kejari Bone dan Kejari Tana Toraja. (*)

Baca Juga :  Dua Tersangka Kasus Underpas Simpang Lima Bandara Dipastikan dari Tim Sembilan
Artikel ini telah dibaca 49 kali

Baca Lainnya

Resmob Polda Sulsel Bekuk Dua Orang Terduga Pemalsu Surat Tanah

30 Juni 2022 - 07:07 WITA

Tantangan ACC Sulawesi ke Pejabat Baru Dirkrimsus Polda Sulsel

27 Juni 2022 - 15:15 WITA

Polisi Ringkus Pelaku Pemanah Pengantar Jenazah di Makassar

22 Juni 2022 - 18:38 WITA

ACC Soroti ‘Vonis Korting’ Hakim Perkara Korupsi RS Batua

17 Juni 2022 - 14:37 WITA

Vonis Korupsi RS Batua Pangkas Hukuman Badan dan Uang Pengganti

17 Juni 2022 - 10:36 WITA

PUKAT: Aneh Kasus Bansos Covid-19 Makassar Belum Ada Tersangka

15 Juni 2022 - 18:34 WITA

Trending di Hukum & Kriminal
error: Hai! Pengunjung Kedai-berita.com