Menu

Mode Gelap
PPCD Siap Gelar Pendaftaran Bakal Calon Direktur PNUP Oknum Polri Jadi Algojo Habisi Nyawa Najamuddin Sewang Polsek Bontonompo Kesampingkan Perma 2 Tahun 2012? Kanitres Bungkam Babak Baru Kasus Dugaan Korupsi Proyek Infrastruktur Wisata Toraja Rp40 M Camat Ujung Pandang Gelar Pertemuan Bersama Ketua RT dan RW

Hukum & Kriminal · 15 Jun 2022 18:34 WITA

PUKAT: Aneh Kasus Bansos Covid-19 Makassar Belum Ada Tersangka


 Direktur PUKAT Sulsel Farid Mamma minta aparat penegak hukum mengusut adanya aroma korupsi dalam pembiaran kegiatan usaha Hanggar Talasalapang yang tidak memiliki izin prinsip. Perbesar

Direktur PUKAT Sulsel Farid Mamma minta aparat penegak hukum mengusut adanya aroma korupsi dalam pembiaran kegiatan usaha Hanggar Talasalapang yang tidak memiliki izin prinsip.

Lembaga Pusat Kajian Advokasi Anti Korupsi Sulawesi Selatan (PUKAT Sulsel) mengaku merasa aneh dengan sikap Polda Sulsel yang hingga saat ini belum juga menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyaluran bantuan sosial (Bansos) Covid-19 Kota Makassar tahun anggaran 2020 dan 2021.

“Padahal kasus ini sudah sangat lama naik ke tahap penyidikan. Saya kira dalih belum ada keluar audit sampai sekarang oleh BPK, itu hanyalah alasan klasik saja untuk menghindari pantauan publik,” tegas Farid Mamma, Direktur PUKAT Sulsel via telepon, Rabu (15/6/2022).

Ia berharap Polda Sulsel segera memberikan kepastian hukum penanganan kasus dugaan korupsi yang cukup menyita perhatian masyarakat ini dengan secepatnya mengumumkan tersangkanya.

Baca Juga :  KMAK dan Sorot Indonesia Tagih Perkembangan Kasus Bibit Bawang di Enrekang

“Kami cukup curiga, masa iya sampai sekarang audit kerugian negara dari BPK belum keluar. Kasus ini merupakan salah satu kasus yang terbilang paling lama ditangani dan mandek di tahap penyidikan. Kami harap pimpinan Polda Sulsel segera mengevaluasi penanganan kasus ini,” tutur Farid.

Sebelumnya, Kepala Subdit III Tipikor Dit Reskrimsus Polda Sulsel Kompol Fadli mengatakan, penetapan tersangka hingga saat ini belum dilakukan lantaran pihaknya belum menerima hasil audit kerugian negara yang telah dimohonkan sebelumnya ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Iya belum,” ucap Fadli dikonfirmasi via pesan singkat Whatsapp, Selasa 17 Mei 2022.

Mengenai target kapan dilakukannya penetapan tersangka dalam dua kasus dugaan korupsi yang cukup menyita perhatian masyarakat tersebut, kata dia, hal itu bergantung dari turunnya hasil audit.

Baca Juga :  Pekan Depan, Empat Pimpinan DPRD Sulbar Diperiksa Sebagai Tersangka

“Tergantung hasil audit,” tutur Fadli.

Hal yang sama juga diungkapkan sebelumnya oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sulsel Kombes Pol Widoni Fedri. Menurut dia, pihaknya tak ada unsur kesengajaan untuk menunda-nunda penetapan tersangka dalam kasus dugaan mark-up paket bansos Covid-19 kota Makassar tahun 2020-2021 tersebut.

“Kendalanya kan karena sampai saat ini audit belum turun dari BPK. Itu yang kita tunggu. Kalau sudah turun kita tancap gas penetapan tersangka. Kita ingin malah kasus yang ada semua tuntas di tahun ini,” kata Widoni sebelumnya.

Ia meminta masyarakat Sulsel khususnya rekan-rekan media untuk tetap mengawal perjalanan penyidikan kasus ini hingga tuntas dan berakhir ke meja persidangan ke depannya.

Baca Juga :  Mengecer Sejak Tahun 2000, Toko Minol Dekat Sekolah Ini Berizin OSS Tahun 2018

“Kami akan transparan setiap perkembangan semua kasus yang kami tangani termasuk kasus ini. Silahkan teman-teman media mengawal kasus ini sampai tuntas,” Widoni menandaskan. (Eka)

Artikel ini telah dibaca 75 kali

Baca Lainnya

Resmob Polda Sulsel Bekuk Dua Orang Terduga Pemalsu Surat Tanah

30 Juni 2022 - 07:07 WITA

Tantangan ACC Sulawesi ke Pejabat Baru Dirkrimsus Polda Sulsel

27 Juni 2022 - 15:15 WITA

Polisi Ringkus Pelaku Pemanah Pengantar Jenazah di Makassar

22 Juni 2022 - 18:38 WITA

ACC Soroti ‘Vonis Korting’ Hakim Perkara Korupsi RS Batua

17 Juni 2022 - 14:37 WITA

Vonis Korupsi RS Batua Pangkas Hukuman Badan dan Uang Pengganti

17 Juni 2022 - 10:36 WITA

Menanti Penetapan Tersangka Dugaan Korupsi Satpol PP Makassar

14 Juni 2022 - 18:31 WITA

Trending di Hukum & Kriminal
error: Hai! Pengunjung Kedai-berita.com