Seorang Warga Binaan Lapas Perempuan Sungguminasa Diduga Dianiaya Oknum Sipir, Kok Bisa?

Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Sulsel.

Seorang warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Sungguminasa, Kabupaten Gowa dikabarkan menjadi korban dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum sipir.

Aksi dugaan penganiayaan yang dialami oleh warga binaan inisial, WD itu diperkirakan terjadi belum lama ini.

Dari rekaman suara yang didapatkan Tim Kedai-Berita.com, warga binaan inisial WD menceritakan awal kejadian naas itu menimpanya.

Ia diduga dianiaya oleh oknum sipir inisial ID dengan tuduhan karena menggoda suami oknum sipir wanita tersebut saat berada di Taman Bunga yang berada di lingkup Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa.

Tak hanya itu, warga binaan inisial WD juga turut memperlihatkan wajahnya yang tampak keliatan memar akibat dugaan penganiayaan dari oknum sipir inisial ID kepada salah seorang kerabatnya yang tak ingin identitasnya dipublis pada Sabtu 22 Juni 2024.

“Tabe kak saya WD, saya warga binaan di sini, tapi saya dipukuli sama petugas sampai luka, luka di jidat dan di bibir, saya tidak tahu harus ka bagaimana kasian. Sudah maka melapor sama petugas di sini, jadi minta tolongka bantuka, apakah petugas bisa pukul-pukul warga binaan kayak binatang,” cerita warga binaan inisial WD sebagaimana dalam rekaman yang ia kirimkan ke salah seorang kerabatnya.

Ia menjelaskan, dugaan penganiayaan yang dialaminya berawal saat dirinya menegur seorang pria yang sedang bekerja di kebun Lapas Perempuan. Ia sendiri mengaku tak mengetahui jika pria yang dimaksud tersebut merupakan suami dari oknum sipir inisial ID.

“Kronologinya itu, saya lihat orang (suami ID) di kebun, terus saya cerita sama temanku bilang berungtungnya itu istrinya dapatki, ditegurji juga sama temanku, adami istri ta daeng,” ucap warga binaan inisial WD sebagaimana dalam rekaman.

Usai kejadian itu, warga binaan WD kemudian dipanggil menghadap ke oknum sipir ID ke ruangan kerjanya. Setibanya di ruangan kerja ID, warga binaan WD mengaku langsung dianiaya.

“Saya dipanggil ID, setelah saya masuk di ruangannya, saya ditanya kau ganggu suamiku sambil saya dipukuli seperti pencuri, jadi saya bilang saya tidak pernah ganggu suami ta ibu, saya tidak kenal suami ta,” jelas warga binaan WD sebagaimana dalam rekaman.

Mengenai kejadian tersebut, Kalapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa, Yohani Hidayati mengatakan, kedua belah pihak sudah dimediasi.

“Alhamdulillah, petugas dan WBP udah damai dan keluarganya pun juga udah gak permasalahkannya,” singkat Yohani via pesan singkat whatsapp, Senin (24/6/2024). (*)

Kreasi Tanpa Sekat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Yang Mungkin Anda Sukai
Dugaan Korupsi Bibit Nanas, Eks Kabid Holtikultura Sulsel Turut Ditahan 

Dugaan Korupsi Bibit Nanas, Eks Kabid Holtikultura Sulsel Turut Ditahan 

Kejati Sulsel Dalami Peran DPRD dalam Dugaan Korupsi Bibit Nanas Rp60 M

Kejati Sulsel Dalami Peran DPRD dalam Dugaan Korupsi Bibit Nanas Rp60 M

Kejati Sulsel Tahan Eks Pj Gubernur dan Empat Tersangka Dugaan Korupsi Bibit Nanas

Kejati Sulsel Tahan Eks Pj Gubernur dan Empat Tersangka Dugaan Korupsi Bibit Nanas

error: Special Content !