KEDAI-BERITA.COM, Makassar– Pusat Kajian Advokasi Anti Korupsi (Pukat) Sulsel menagih perkembangan penyelidikan kasus dugaan korupsi pada kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) Kabupaten Bone yang sebelumnya diusut oleh Subdit Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khsusu (Dit Reskrimsus) Polda Sulsel.
“Terlalu banyak kasus mangkrak di Polda Sulsel termasuk kasus bimtek Bone. Dimana sih keseriusan Yudhiawan sebagai Direktur Reskrimsus Polda Sulsel dalam menuntaskan kasus-kasus tersebut. Semuanya nol besar,” kata Direktur Pukat Sulsel, Farid Mamma via telepon, Jumat (31/8/2018).
Menurut Farid, penyelidikan dugaan korupsi bimtek Kabupaten Bone bersamaan dengan penyelidikan bimtek Kabupaten Enrekang. Namun akui dia, kasus bimtek Bone yang tidak berjalan alias mangkrak.
“Sudah banyak saksi diperiksa dalam kasus ini. Tapi kok anehnya tidak ada lagi kejelasannya. Padahal motif kasusnya sama,” terang adik kandung mantan Wakil Kepala Bareskrim Mabes Polri, Irjen Pol Purn. Syahrul Mamma itu.
Ia mengungkapkan kegiatan bimtek sangat rawan diselewengkan oleh oknum yang berkepentingan. Sehingga Polda wajib menelusuri lebih dalam soal itu.
“Anggaran bimtek itu sangat rawan dimainkan salah satunya dengan membuat laporan fiktif kegiatan atau mark-up anggaran ,”ungkap Farid.
Sebelumnya, Direktur Reskrimsus Polda Sulsel membenarkan pihaknya tengah mendalami dugaan penyelewengan pada kegiatan bimtek Bone selain menyelidiki lebih awal bimtek Kab. Enrekang.
“Beberapa saksi saksi sementara kita jadwalkan lagi pemeriksaannya. Ini sementara berjalan,” kata dia sebelumnya. (Hakim/Said)