Napi Parepare FE Dipindah Mendadak ke Makassar, Ada Apa?

Lapas Parepare (int).

Seorang narapidana berinisial FE yang sebelumnya menghuni Lapas Kelas IIA Parepare dipindahkan mendadak ke Lapas Kelas IA Makassar pada Rabu 13 Agustus 2025 dini hari. Pemindahan tersebut dilakukan setelah FE kabarnya diduga melakukan panggilan video dengan seorang perempuan sambil mengonsumsi sabu di dalam kamar sel.

Informasi tersebut disampaikan oleh salah seorang narapidana lain berinisial N yang juga menghuni Lapas Parepare. Menurut dia, aktivitas FE terekam dalam video yang kemudian dilaporkan ke petugas lapas.

“Dia dipindahkan karena ketahuan sedang VC sama cewek. Dalam rekaman video terlihat FE sedang nyabu dan bersandar di tembok kamar selnya. Video itu direkam oleh perempuan yang dia ajak VC dan dilaporkan ke petugas,” ujar N, Kamis 14 Agustus 2025.

N menyebut, perempuan yang melakukan video call tersebut disebut berasal dari kawasan Pannara, Antang, Kota Makassar.

Kepala Pengamanan Lapas (KPLP) Kelas IA Makassar, Abdul Rasyid Meliala, membenarkan adanya napi pindahan dari Parepare. Namun ia belum memperoleh informasi lengkap mengenai penyebab pemindahan.

“Iya benar, dia ditempatkan di sel merah baracuda. Dia napi pindahan dari Parepare,” ujar Rasyid saat dikonfirmasi, Kamis 14 Agustus 2025.

Sementara itu, Kepala Lapas Parepare, Marten, belum memberikan keterangan resmi. Saat dihubungi melalui pesan singkat, Marten hanya menyampaikan sedang dalam perjalanan dari Palopo menuju Parepare dan berjanji akan menghubungi kembali. Hingga Jumat (15/8/2025) pagi, upaya konfirmasi kembali belum memperoleh respons.

“Maaf, saya sedang acara di DPRD mendengarkan pidato Presiden,” kata Marten singkat saat dihubungi.

Upaya konfirmasi juga dilakukan ke Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sulawesi Selatan, Rudi Ferdianto Sianturi. Namun hingga kini belum ada penjelasan resmi terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan FE hingga menjadi dasar pemindahan ke Lapas Makassar.

Diketahui, narapidana FE sebelumnya sudah beberapa kali dipindahkan dari satu lapas ke lapas lainnya karena diduga berulang kali melakukan dugaan penipuan secara daring atau passobis. Namun hingga kini penanganan kasusnya tak memiliki kejelasan di kepolisian. (Eka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Yang Mungkin Anda Sukai
Dugaan Korupsi Bibit Nanas, Eks Kabid Holtikultura Sulsel Turut Ditahan 

Dugaan Korupsi Bibit Nanas, Eks Kabid Holtikultura Sulsel Turut Ditahan 

Kejati Sulsel Dalami Peran DPRD dalam Dugaan Korupsi Bibit Nanas Rp60 M

Kejati Sulsel Dalami Peran DPRD dalam Dugaan Korupsi Bibit Nanas Rp60 M

Kejati Sulsel Tahan Eks Pj Gubernur dan Empat Tersangka Dugaan Korupsi Bibit Nanas

Kejati Sulsel Tahan Eks Pj Gubernur dan Empat Tersangka Dugaan Korupsi Bibit Nanas

error: Special Content !