Kasus pembunuhan di Jalan Taman Makam Pahlawan (TMP), Kecamatan Panakukang, tepatnya disamping Hotel Maxone Makassar pada Jumat 29 Oktober 2021 malam sedang diselidiki pihak kepolisian.
Kabag Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando menerangkan sampai saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman terkait jazad HE yang ditemukan didalam saluran air.
“Motif, kronologis maupun keterangan terkait apa sebab sehingga korban berada dalam saluran air, masih di dalami oleh penyidik, “ungkap Lando saat dikonfirmasi via pesan singkat Sabtu (30/10/2021).
Meski begitu AKP Lando tak menampik bahwa korban yang ditemukan tak nernyawa dalam insiden tersebut merupakan mantan anggota TNI.
“Benar korban yang meninggal adalah mantan anggota TNI ( sudah dipecat), “beber Lando.
Berdasarkan kronologi kejadian yang diterima Kedai-Berita.com menerangkan bahwa MS yang bekerja sebagai sopir, didatangi oleh HE setelah menurunkan penumpang di Rumah Sakit Wahidin Makassar.
Kemudian HE yang diketahui berstatus mantan TNI meminta MS mengantar dirinya ke Jalan Sultan Alauddin. Namun SM menolak dengan alasan sudah larut malam.
Dalam perjalanan tepatnya di Jalan Taman Makam Pahlawan (TMP), HE tiba-tiba menusuk SM dengan menggunakan senjata tajam jenis sangkur pada bagian dada dan juga paha SM.
SM pun membalas dan menusuk HE pada bagian dada. Kemudian SM melarikan diri hingga ke depan Kantor Balai Latihan Kerja (BLK) untuk meminta pertolongan.
Dari informasinya saat ini, SM masih dirawat intensif di Rumah Sakit Ibnu Sina Jalan Urip Sumehardjo Makassar akibat luka tusukan yang dialaminya. (Thamrin/Said)