Menu

Mode Gelap
PPCD Siap Gelar Pendaftaran Bakal Calon Direktur PNUP Oknum Polri Jadi Algojo Habisi Nyawa Najamuddin Sewang Polsek Bontonompo Kesampingkan Perma 2 Tahun 2012? Kanitres Bungkam Babak Baru Kasus Dugaan Korupsi Proyek Infrastruktur Wisata Toraja Rp40 M Camat Ujung Pandang Gelar Pertemuan Bersama Ketua RT dan RW

Hukum & Kriminal · 7 Okt 2021 10:27 WITA

Apa Kabar Penetapan Tersangka Kasus Dugaan Mark Up Sembako Covid-19 Makassar


 Apa Kabar Penetapan Tersangka Kasus Dugaan Mark Up Sembako Covid-19 Makassar Perbesar

Sejumlah pegiat anti korupsi di Sulsel kembali mendesak penyidik tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Sulsel segera menetapkan tersangka kasus dugaan mark up bantuan sosial (bansos) berupa paket sembako untuk masyarakat Kota Makassar yang terdampak pandemi Covid-19.

“Aneh bin ajaib ini kasus, penyidikannya hingga berlarut-larut. Diselidiki di awal kasus pandemi menyebar tapi hingga saat ini belum ada pengumuman tersangka. Kami menduga kalau penyidik setengah hati menuntaskan kasus ini,” kata Ketua Badan Pekerja Anti Corruption Committee Sulawesi (ACC Sulawesi) Kadir Wokanubun dimintai tanggapannya via telepon, Kamis (7/10/2021).

Ia berharap penyidik Polda Sulsel memaksimalkan koordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) agar penghitungan kerugian negara yang ditimbulkan dalam kegiatan bansos Covid-19 yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar itu bisa segera menemui hasil.

Baca Juga :  Korps Telaga Nipah Bakar Laporan Polisi Dugaan Penghinaan Terhadap Wapres

“Dalam data kami, kasus ini masuk dalam salah satu rentetan kasus korupsi yang terlama ditangani tak ada kepastian hukum. Malah mangkrak di tengah penyidikan tanpa tersangka dengan alasan klasik bahwa penyidik belum menetapkan tersangka karena sedang menunggu audit kerugian negara dari BPK atau BPKP lah. Tentu kami harap atasan tertinggi Polri dalam hal ini Kapolri bisa segera mengevaluasi kinerja bawahannya di Sulsel ini,” terang Kadir.

Umbar Calon Tersangka Sudah Ada

Kepala Subdit III Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Sulsel, Kompol Fadli sebelumnya berharap masyarakat bersabar menanti pengumuman tersangka dugaan mark up bantuan sosial (bansos) Covid-19 berupa paket sembako untuk warga Kota Makassar yang terdampak.

Baca Juga :  Menanti Gebrakan Jaksa atas Vonis Eks Bendahara Brimob Polda Sulsel

“Sabar saja. Calon tersangka sudah ada dan jelas kok. Pokoknya kalau audit BPK sudah kita terima langsung kita tindaklanjuti dan umumkan tersangkanya,” ucap Fadli di Aula Tipikor Polda Sulsel, Kamis 26 Agustus 2021.

Ia menegaskan dalam penanganan kasus dugaan mark up paket sembako Covid-19 Kota Makassar, pihaknya tidak segan-segan menyeret semua yang terlibat. Siapa pun yang terlibat, kata dia, tak akan lepas dari jeratan tindak pidana korupsi. Apalagi bagi pelaku yang memanfaatkan dana Covid-19 tersebut untuk kepentingan pribadi atau kelompok.

“Kasus ini jadi atensi dan tentu kami tidak main-main untuk seret semua pihak yang ikut terlibat dalam merugikan negara,” tegas Fadli.

Baca Juga :  Panti Asuhan Dukung Jaksa Usut Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemensos

Dalam penyidikan kasus dugaan mark up paket sembako Covid-19 tersebut, pihaknya telah memeriksa puluhan saksi yang terkait. Di mulai dari saksi yang dinilai mengetahui proses penganggaran, pembelanjaan barang, pelaksanaan di lapangan hingga pihak-pihak penerima manfaat.

“Semua yang ada hubungannya dengan bansos Covid-19 ini kita sudah kita periksa. Tinggal tunggu hasil audit lalu kita umumkan tersangkanya,” jelas Fadli. (Eka/Said)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

Baca Lainnya

Reka Ulang Pembunuhan Petugas Dishub Makassar

19 Mei 2022 - 23:58 WITA

Buron Korupsi Pengadaan Perangkat Komputer di Torut Dibekuk

18 Mei 2022 - 14:30 WITA

Korupsi Bansos Covid dan BPNT, Djusman: Baiknya Tahan Tersangka

17 Mei 2022 - 18:59 WITA

Polres Gowa Tangkap 6 Pelaku Perang Kelompok

17 Mei 2022 - 09:05 WITA

Menelisik Peranan Panitia 9 di Kasus Korupsi Bandara Mengkendek

12 Mei 2022 - 13:12 WITA

Tersangka Dugaan Penganiayaan Praperadilankan Polsek Rappocini 

11 Mei 2022 - 22:13 WITA

Trending di Hukum & Kriminal
error: Hai! Pengunjung Kedai-berita.com