Gowa — Sebanyak 20 warga binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa mengikuti ujian kompetensi keterampilan yang mencakup pembuatan sofa, pengelasan, hidroponik, dan meubel. Ujian ini menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian yang ditujukan untuk membantu mereka lebih siap hidup mandiri setelah bebas.
Sebelum ujian, para peserta mendapat materi motivasi bertema “Kekuatan dan Potensi Diri” dari Ketua PKBM Surya Mandiri, Hj. Ramdani. Materi ini mendorong warga binaan mengenali serta mengembangkan potensi yang bisa menjadi bekal positif di masa depan.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat kompetensi oleh Kepala Lapas Narkotika Sungguminasa, Gunawan. Ia menilai, partisipasi aktif warga binaan dalam pelatihan dan ujian menunjukkan tekad mereka untuk berubah.
“Saya berharap keterampilan yang diperoleh benar-benar dimanfaatkan sebagai modal hidup mandiri. Jangan berhenti belajar, karena keterampilan inilah yang nantinya bisa mengubah hidup menjadi lebih baik setelah bebas,” ujar Gunawan.
Ia menambahkan, Lapas akan terus menghadirkan program pembinaan kemandirian agar warga binaan dapat berkontribusi positif dan tidak kembali mengulangi kesalahan di masa lalu. (Thamrin)