Makassar — Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Makassar menegaskan komitmennya terhadap tata kelola anggaran yang lebih tertib dan transparan dengan menghadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Anggaran Triwulan III yang digelar Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan.
Kepala Kantor Wilayah, Rudy F. Sianturi, menekankan bahwa pengelolaan anggaran tidak boleh menumpuk di akhir tahun.
“Kita harus menjaga ritme pelaksanaan agar serapan bisa maksimal. Percepatan sejak dini tetap harus mengedepankan akuntabilitas,” ujarnya.
Sementara itu, Jayadikusumah menambahkan bahwa kualitas realisasi menjadi kunci.
“Setiap rupiah harus memberikan manfaat nyata. Anggaran bukan sekadar angka, tetapi dampak langsung bagi masyarakat,” katanya.
Monev kali ini tidak hanya mengevaluasi capaian Triwulan III, melainkan juga menjadi instrumen strategis memetakan target kinerja hingga akhir tahun. Fokus diarahkan pada efektivitas, efisiensi, serta transparansi pemanfaatan anggaran di seluruh satuan kerja.
Kehadiran Kepala Rutan Makassar menegaskan dukungan penuh terhadap upaya percepatan serapan anggaran dan arahan pimpinan wilayah. Langkah ini sekaligus memperlihatkan dorongan institusi pemasyarakatan untuk memastikan setiap alokasi benar-benar bermanfaat, tidak hanya bagi administrasi internal, tetapi juga bagi masyarakat luas. (Thamrin/Eka)