Upaya meningkatkan kualitas pembinaan dan profesionalisme petugas pemasyarakatan terus digalakkan. Hal itu terlihat saat Tim Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) menyambangi Lapas Kelas IIB Maros, Rabu 20 Agustus 2025, untuk memberikan arahan sekaligus memperkuat sinergi di lapangan.
Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang Kepala Lapas Maros, jajaran pejabat struktural hadir mendengarkan pemaparan dari Tim Ditjenpas. Fokus utama kunjungan ini adalah mendorong transformasi peran petugas, tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga pembina yang berperan aktif dalam proses reintegrasi sosial warga binaan.
“Petugas pemasyarakatan adalah ujung tombak dalam membentuk kembali karakter warga binaan. Dibutuhkan dedikasi tinggi, integritas, dan pendekatan humanis untuk menjalankan tugas ini dengan baik,” ujar perwakilan Ditjenpas dalam arahannya.
Selain penguatan pembinaan, tim juga menekankan pentingnya pelayanan publik yang lebih baik, program pembinaan yang terstruktur, hingga peningkatan koordinasi antar lembaga dalam mendukung reformasi birokrasi pemasyarakatan.
Kepala Lapas Kelas IIB Maros, Ali Imran, mengapresiasi kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa arahan yang diberikan menjadi motivasi tersendiri bagi seluruh jajaran untuk terus berbenah.
“Kami siap menjadikan masukan dan arahan sebagai dasar untuk meningkatkan kualitas layanan serta menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Lapas,” ungkapnya.
Kegiatan diakhiri dengan diskusi interaktif antara petugas dan Tim Ditjenpas yang membahas berbagai tantangan di lapangan serta strategi berkelanjutan dalam meningkatkan mutu pemasyarakatan. (Eka)