Iduladha di Lapas Parepare: Haru, Kurban, dan Pelukan Keluarga

Iduladha di Lapas Parepare: Haru, Kurban, dan Pelukan Keluarga.

Di balik pagar besi dan tembok tinggi Lapas Kelas IIA Parepare, gema takbir Iduladha menggema penuh haru. Para warga binaan pemasyarakatan (WBP) mengikuti salat Id bersama petugas, disusul dengan pemotongan hewan kurban dan momen langka: pelukan hangat dari keluarga tercinta.

Iduladha kali ini bukan hanya tentang ibadah kurban. Bagi mereka yang menjalani hari-hari dalam keterbatasan, momen ini menjadi napas segar dalam proses pembinaan mental dan spiritual. Seekor sapi kurban disembelih dengan khidmat di halaman depan Lapas, lalu dagingnya dibagikan merata kepada seluruh WBP.

“Ini bukan sekadar tradisi, tapi momen pembinaan yang menanamkan nilai keikhlasan dan kebersamaan,” ujar Kalapas Parepare, Marten, Bc.IP., S.H., M.H.

Iduladha di Lapas Parepare: Haru, Kurban, dan Pelukan Keluarga.

Menambah nuansa haru, layanan kunjungan khusus Iduladha pun dibuka. Sekitar 500 pengunjung datang bergantian, membawa tawa, tangis, dan doa dalam pelukan hangat kepada kerabat mereka di dalam. Suasana berlangsung aman dan tertib dengan pengawasan petugas.

“Iduladha ini bukan hanya milik yang bebas, tapi juga milik mereka yang sedang memperbaiki diri,” lanjut Marten.

Dengan semangat religius dan kebersamaan, Lapas Parepare menunjukkan bahwa pembinaan sejati dimulai dari hati bahkan di balik jeruji.(*/Eka)

Kreasi Tanpa Sekat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Yang Mungkin Anda Sukai
Empat Petugas Rutan Pangkep Masuk Satops Patnal

Empat Petugas Rutan Pangkep Masuk Satops Patnal

Klinik Lapas Narkotika Sungguminasa Capai Standar Tertinggi Kemenkes

Klinik Lapas Narkotika Sungguminasa Capai Standar Tertinggi Kemenkes

Lapas Maros Beri Penghargaan Petugas Teladan

Lapas Maros Beri Penghargaan Petugas Teladan

error: Special Content !