Menjalani keseharian dari balik jeruji membuat warga binaan perempuan Rutan Kelas I Makassar memupuk kerinduan yang mendalam akan keluarga dan orang-orang terdekat. Diperlukan berbagai aktifitas yang berbeda dari biasanya untuk membuat para warga binaan perempuan Rutan Makassar tetap semangat dalam menjalani sisa pidana. Rabu, 21 Mei 2025.
Melihat hal tersebut, maka ketiga mahasiswa KKN Universitas Negeri Makassar Fakultas Seni dan Desain, Program Studi Seni Rupa akhirnya menginisiasikan untuk diadakannya kegiatan cetak stencil pada tas kanvas.
Bertempat di ruang besukan warga binaan, kegiatan melukis tas kanvas dengan cetak stencil oleh warga binaan perempuan bukan hanya semata membuat karya seni, tapi juga mengembangkan keterampilan baru. Menggunakan cat air dengan berbagai warna, para warga binaan perempuan dibagi menjadi dua kelompok untuk memberi warna pada cetakan karton pada tas kanvas yang telah disediakan.
Salah satu staf Sub Seksi Bantuan Hukum dan Penyuluhan (BHP) Rutan Makassar, Fetty Fatimah, mengharapkan kegiatan ini dapat bermanfaat, menjadi bekal keterampilan kemandirian di masa mendatang.
“Inti dari kegiatan ini adalah bagaimana para warga binaan perempuan mengekspresikan diri. Berharap kelak dapat diterapkan di masa yang akan datang apabila telah bebas dan kembali ke tengah masyarakat, bisa menjadi keterampilan baru” ujar Fetty Fatimah. (*/Eka)