Usai mendapatkan penghargaan sebagai Satker Prestasi Terbaik Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna Laoly, Lapas Kelas IIA Parepare kembali menerima penghargaan dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan (Kakanwil Kemenkumham Sulsel), Liberti Sitinjak jelang penghujung Tahun 2023.
Kakanwil Kemenkumham Sulsel memberikan penghargaan kepada Lapas Parepare pada kegiatan Refleksi Akhir Tahun 2023 dan Rapat Koordinasi Pelaksanaan Anggaran Tahun 2024 yang berlangsung di Hotel Claro Makassar, Selasa (19/12/2023) sebagai Satker publikasi pemberitaan terbaik di antara jajaran Kanwil Kemenkumham Sulsel lainnya selama 2023.
Selain Lapas Kelas IIA Parepare, penghargaan juga diberikan kepada Kinerja Terbaik III pada Lapas IIB Takalar (75,54), Kinerja Terbaik II kepada Lapas IIA Bulukumba (75,55) dan Kinerja Terbaik I kepada Lapas IIA Watampone (75,63).
“Penghargaan ini diberikan kepada 3 Satker yang memiliki Nilai Realisasi Anggaran, Nilai Indikator Kinerja Pelaksana Anggaran (IKPA), Nilai RB, dan Nilai Akuntabilitas Kinerja Pelaksanaan Anggaran 2023 Terbaik,” ucap Kakanwil Kemenkumham Sulsel, Liberti Sitinjak.
Ia mengapresiasi seluruh Satuan Kerja (Satker) se-Sulawesi Selatan yang telah menyelesaikan realiasi Anggaran Tahun 2023 sebesar 99,95%.
“Sampai dengan hari ini serapan anggaran sudah hampir seratus persen, masih ada sisa anggaran yang harus diselesaikan dalam waktu dekat ini,” kata Liberti.
Untuk menyelesaikan sisa anggaran tersebut, Liberti meminta kepada seluruh jajaran di Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan Bendahara Pengelola Keuangan untuk terus berkoordinasi dengan Kantor Wilayah.
“Lakukan tugasmu secermat mungkin. Apa yang sudah dicapai (Realisasi Anggaran) pada tahun-tahun sebelumnya, saya minta untuk ditingkatkan dan dipertahankan di Tahun depan. Mari bekerja keras dan Fokus sehingga akan menggiring kita pada kesuksesan,” ajak Liberti.
Ia mengajak seluruh jajarannya untuk terus bekerja dan memberikan manfaat bagi kemajuan Kanwil Kemenkumham Sulawesi Selatan.
“Kanwil sebagai Center of Authority di provinsi berperan signifikan di dalam memajukan daerahnya. Mudah-mudahan, Kanwil Kemenkumham Sulawesi Selatan tetap bernilai di mata publik,” harap Liberti.
Sementara itu, Kepala Divisi Administrasi (Kadivmin) Indah Rahayuningsih juga mengapresiasi seluruh Satker yang telah bekerja keras merealisasikan anggarannya tersebut.
Namun dalam merealisasikan anggaran tersebut, kata dia, harus disertai dengan akuntabilitas karena menyangkut pertanggungjawaban mutlak penggunaan anggaran.
“Saya juga meminta kepada seluruh Kepala UPT selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan Bendahara serta seluruh Jajarannya untuk bersingeri dan bekerjasama, saling mendukung dan saling mengawasi,” imbuh Indah.
Lebih lanjut Indah menyampaikan terkait dengan pelaksanaan Reformasi Birokrasi (RB), jajaran di UPT yang menangani RB untuk berkoordinasi dan bekerjasama dengan Subbagian Humas RB dan TI.
“Kami harap penilaian RB semua UPT rampung 100%,” ujar Indah.
Kepala Lapas IIA Parepare Totok Budiyanto mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran atas kerja keras kerja cerdas dan kerja ikhlas selama ini.
“Sehingga mendapatkan perhatian dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Dan HAM Sulawesi Selatan,” tutur Totok.
Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan secara simbolis Berita Acara Pendampingan Rencana Penarikan Dana (RPD) dan Kalender Kerja Tahun 2024 oleh Kadiv Min Indah Rahayuningsih dan Perwakilan Kepala UPT (Kepala Lapas I Makassar Teguh Pamuji, Kepala Kanim Kelas II TPI Parepare Anggoro Widjanarko, dan Plt Kepala BHP Makassar Utary Sukmawati).
Acara ini turut dihadiri oleh Para Pimpinan Tinggi Pratama, Para Pejabat Administrator dan Pengawas, Seluruh Kepala UPT se-Sulsel, dan para peserta dari 34 UPT Kumham Sulsel. (Eka)