Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Parkir Makassar Raya menjadi Finalis di ajang penghargaan tingkat nasional TOP BUMD Awards 2023 dari 829 BUMD di seluruh Indonesia.
Tahun 2022, Perumda Parkir Makassar Raya meraih laba sebesar Rp2.723.552.354 atau meningkat 3 kali lipat dari Tahun 2021.
“Jumlah laba itu meningkat dari tahun 2021 sebesar Rp856.298.323,”kata Yulianti Tomu selaku Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya di Penjurian TOP BUMD Awards 2023.
Laba itu, dijelaskan dia diperoleh dari pendapatan tahun 2022 sebesar Rp14.815.319.200 atau 86,66% dari target yang ditetapkan Pemkot Makassar.
“Jumlah pendapatan itu pun meningkat dibanding tahun 2021 yaitu Rp14.717.587.070,” tambahnya.
Sebagai informasi, tahun 2017 lalu, Perumda Parkir Makassar juga telah meraih penghargaan TOP BUMD Awards.
TOP BUMD Awards diselenggarakan majalah TOP Business didukung oleh sejumlah asosiasi, lembaga konsultan dan pakar di bidang manajemen bisnis dan otonomi daerah.
Tema yang diangkat dalam TOP BUMD Awards 2023 adalah “Inovasi dalam Membangun Kinerja Bisnis dan Layanan BUMD”.
Dalam Penjurian TOP BUMD Awards 2023, Yulianti Tomu membawakan materi yang memaparkan capaian kinerja Perumda Parkir Makassar Raya.
Turut mendampingi Christopher Aviary selaku Direktur Operasional; Rizal Asjahad Rahman selaku Direktur Umum; dan Asrul selaku Humas.
Bertindak selaku dewan juri yaitu Wahyudin Zarkasyi, Guru Besar Universitas Padjajaran Bandung, Melani K. Harriman dari Melani K. Harriman & Associates, Eri Sumiarso dari Sinergi Daya Prima, dan Hakim Al Hadhy dari Lembaga Kajian Nawacita.
Adapun perbaikan dari Manajemen dijelaskan dewan juri, Yulianti Tomu memaparkan sejumlah perbaikan di internal dan eksternal yang telah dijalankan jajaran manajemen Perumda Parkir Makassar Raya sehingga berhasil meningkatkan kinerja BUMD milik Pemkot Makassar ini.
Ia mengatakan, sejak jajaran direksi dilantik, pada 19 Juli 2022 untuk periode 2022-2026, pihaknya telah melakukan efisiensi biaya operasional dan memaksimalkan pendapatan dari pengelolaan dan sarana perparkiran dan itu membuahkan hasil.
“Selain pendapatan dan laba tahun 2022 yang meningkat, kami juga telah melunasi utang peninggalan dari jajaran direksi periode sebelumnya,”katanya.
“Saat ini, untuk pendapatan, sedang dalam tahap pra audit. Diharapkan, kami dapat menyetor dividen tahun 2022 ke Pemkot Makassar sekitar Rp 2 miliar lebih,”ungkap Yanti.
Perbaikan di internal lainnya, dikatakannya mulai Februari 2022, kami menerapkan Teknologi Informasi (TI) berupa Corporate Management System (CMS) sehingga koordinasi antar bagian di perusahaan menjadi semakin baik.
“Untuk aspek Sumber Daya Manusia (SDM), dengan menata penempatan pegawai sesuai dengan disiplin ilmunya serta mengikuti pelatihan dan workshop bagi Dewan Pengawas, Direksi, dan pegawai. Kami juga menyebar kuesioner dan melakukan wawancara dengan seluruh pegawai untuk meningkatkan kapasitas mereka,”katanya.
“Sehingga bertambah jumlah obyek lokasi parkir menjadi 5, dari sebelumnya 2, yaitu Tepi Jalan Umum, Parkir Insidentil, Parkir Pos Komersial, Parkir Langganan Bulanan, dan Parkir Elektronik,”tutur Yanti.
Dalam kesempatan ini, Rizal Asjahad Rahman selaku Direktur Umum, menambahkan bahwa pihaknya juga memperhatikan aspek people yaitu para juru parkir sebagai ujung tombak perusahaan.
Menurut Rizal, upaya pendekatan ke para juru parkir itu membuahkan hasil dengan meningkatnya jumlah setoran.
“Hal itu mengingat hampir 90% latar belakang pendidikan mereka adalah SD atau SMP sehingga ini menjadi PR besar bagi kami. Untuk itu, kami menerapkan sistem bagi hasil 60%:40%,”ujarnya. (*)