Menu

Mode Gelap
Demonstran Blokade Jalan Urip Hingga Macet Total KPK Geledah Kantor Dinas PUTR Sulsel? PPCD Siap Gelar Pendaftaran Bakal Calon Direktur PNUP Oknum Polri Jadi Algojo Habisi Nyawa Najamuddin Sewang Polsek Bontonompo Kesampingkan Perma 2 Tahun 2012? Kanitres Bungkam

Ekonomi · 1 Sep 2022 00:08 WITA

Proyek Uji Coba Pemetaan Sektor Sawit di Kalbar Resmi Ditutup


 Proyek Uji Coba Pemetaan Sektor Sawit di Kalbar Resmi Ditutup Perbesar

Proyek uji coba pemetaan perjanjian kerja bersama (PKB) sektor sawit di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) yang dilakukan oleh CNV Internationaal resmi ditutup.

Penutupan proyek dilakukan dengan menggelar diskusi terbatas bertema “Enabling Environment to Strengthen Social Dialogue in Palm Oil Sector” digelar di Hotel Mercure Pontianak, Rabu 31 Agustus 2022.

Kegiatan ini didukung oleh Asosiasi Perbankan Belanda serta Badan Perusahaan Belanda dan Badan eksekutif Kementerian Urusan Ekonomi dan Kebijakan Iklim Belanda.

Amalia Falah Alam selaku Country Representative CNV Internationaal menjelaskan diskusi yang dirangkai dengan acara penutupan proyek tersebut bertujuan untuk mendiseminasikan hasil proyek.

Dan mengajak perusahaan, pemerintah dan serikat pekerja untuk memperkuat dialog sosial di sektor sawit. Proyek dimulai sejak Maret 2020 didahului oleh penelitian serta pendataan dokumen PKB.

“Dalam penelitian tersebut, CNV hanya menemukan 10 PKB dari total 421 perusahaan sawit, baik perkebunan maupun pabrik pengolahan sawit yang berada di Provinsi Kalbar,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, dalam konteks hubungan industrial, PKB merupakan produk hukum di tingkat perusahaan hasil dialog sosial yang disepakati bersama antara pihak pengusaha/pemberi kerja dengan para pekerja.

Dalam hal ini masing-masing pihak diwakili oleh utusan dari manajemen perusahaan dan perwakilan pengurus serikat pekerja.

Baca Juga :  Seluruh Kades di Takalar Ikuti Workshop Pengelolaan Keuangan

“Melalui penyusunan PKB, diharapkan perlindungan hak-hak pekerja akan lebih baik sehingga angka perselisihan antara pengusaha dengan pekerja dapat ditekan. Namun memang untuk menuju kesana tidaklah mudah, banyak hambatan dari sisi perusahaan dan serikat buruh,”imbuhnya

Oleh karenanya guna mendorong penguatan dialog sosial yang dapat menghasilkan PKB di sektor sawit, CNV telah memberikan pelatihan negosiasi PKB kepada serikat pekerja dan perusahaan.

Pelatihan secara offline digelar di beberapa kota sebagai simpul dari beberapa kota di sekitarnya, antara lain di Sintang dengan peserta dari Kapuas Hulu, Sintang, Melawi, Sekadau dan Sanggau.

Kemudian di Pontianak dengan peserta dari Sambas, Bengkayang, Landak, Mempawah dan Kubu Raya, terakhir di Ketapang dengan peserta dari Kayong Utara dan Ketapang.

Pelatihan tersebut menghadirkan peserta dari seluruh kabupaten se-Provinsi Kalimantan Barat sepanjang 2021.

Tujuannya untuk meningkatkan keterampilan serikat pekerja dalam negosiasi PKB, peningkatan kesadaran gender bagi pekerja, serta pendekatan alternatif dalam advokasi hak-hak buruh di sektor sawit.

“Kami juga menyelenggarakan beberapa Webinar online terkait dengan hak buruh perempuan, hak anak, dan isu buruh lainya,”jelasnya.

Baca Juga :  Penerbitan 1000 STDB untuk Petani Kelapa Sawit Swadaya di Kabupaten Kubu Raya

Senada, Eva Smulders selaku RBC Coordinator of CNV Internationaal mengatakan ransparansi data tentang PKB merupakan hal yang penting bagi sektor perbankan di Belanda.

Di mana sektor perbankan mengalokasikan dana untuk mendanai usaha sawit dan ingin memastikan bahwa dana tersebut digunakan secara bertanggung jawab dan menghormati hak-hal pekerja.

“Untuk itu, hasil analisis PKB dan PP dalam proyek ini disajikan untuk publik di website SPOTT,”kata Eva.

Berikut Tentang CNV Internationaal dan Proyek RVO

CNV Internationaal merupakan yayasan yang berafiliasi dengan serikat buruh Belanda CNV Vakcentrale. CNV Internationaal bekerja untuk mempromosikan kondisi kerja yang layak secara internasional.

Dalam rangka meningkatkan industri yang berkelanjutan, sebagai organisasi yang berafiliasi dengan serikat buruh, CNV Internationaal membantu memperkuat posisi pekerja dalam memperjuangkan hak-hak mereka melalui dialog sosial.

Industri sawit berkelanjutan menjadi salah satu fokus kegiatan CNV Internationaal di Indonesia, karena sawit Indonesia menyumbang lebih dari 50% minyak sawit dunia.

Sejak 2020, CNV menjalankan program dari Dutch Banking Sector Agreement (Perjanjian Sektor Perbankan Belanda) bernama “Uji Coba Pemetaan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) di Sektor Sawit” di Kalimantan Barat.

Program ini didukung oleh RVO (Rijksdienst voor Ondernemend Nederland), badan eksekutif urusan bisnis/perusahaan di bawah Kementerian Ekonomi dan Kebijakan Iklim Belanda, Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Keuangan Belanda.

Baca Juga :  QNET Indonesia Luncurkan Eternaleaf dengan Sistem Penjualan Direct Selling

CNV menjadi bagian dari perjanjian sektor perbankan tersebut bersama dengan beberapa organisasi lain seperti Asosiasi Bank Belanda (NVB/Nederlandse Vereniging van Banken), Mondiaal FNV, dan Amnesty International.

Dalam menjalankan program tersebut di Indonesia, CNV Internationaal menggandeng beberapa mitra, antara lain RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil), asosiasi berbagai organisasi dari sektor industri kelapa sawit yang bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan standar global untuk produksi minyak sawit berkelanjutan, ILO (Organisasi Perburuhan Dunia), dan GAPKI (Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia).

Dari sisi serikat pekerja, CNV Internationaal bekerjasama dengan Jejaring/Serikat Pekerja Buruh Sawit Indonesia (Japbusi) di tingkat nasional. Di Kalimantan Barat, CNV Internationaal juga memberikan pelatihan kepada anggota FSB Hukatan (Federasi Serikat Buruh Kehutanan Perkayuan dan Pertanian) yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI), anggota Serikat Pekerja Lintas Khatulistiwa (Pelikha), Serikat Buruh Muslimim Indonesia (Sarbumusi), serta SP lainnya termasuk serikat pekerja mandiri tingkat perusahaan (SPM/SPTP) yang belum terafiliasi dengan SP independen. (rls)

Artikel ini telah dibaca 32 kali

Baca Lainnya

TraveLearn Luncurkan Program Merdeka Keliling Dunia

28 Agustus 2022 - 17:38 WITA

Pentingnya Keseimbangan Perekonomian Antar Provinsi di Sekitar IKN Nusantara

27 Agustus 2022 - 07:29 WITA

Fatmawati Paparkan Lorong Wisata Dalam Konferensi Internasional

3 Agustus 2022 - 18:57 WITA

Pemkot Makassar Dapat Dukungan Pemulihan Ekonomi Dari Asian Development Bank

3 Agustus 2022 - 16:28 WITA

Kalla Toyota Tawarkan Program Menarik di Bulan Agustus

2 Agustus 2022 - 22:20 WITA

Wakil Wali Kota Makassar Tinjau Kesiapan Longwis

29 Juli 2022 - 15:33 WITA

Trending di Ekonomi
error: Hai! Pengunjung Kedai-berita.com