Menu

Mode Gelap
PPCD Siap Gelar Pendaftaran Bakal Calon Direktur PNUP Oknum Polri Jadi Algojo Habisi Nyawa Najamuddin Sewang Polsek Bontonompo Kesampingkan Perma 2 Tahun 2012? Kanitres Bungkam Babak Baru Kasus Dugaan Korupsi Proyek Infrastruktur Wisata Toraja Rp40 M Camat Ujung Pandang Gelar Pertemuan Bersama Ketua RT dan RW

News · 19 Mei 2022 18:13 WITA

Kejati Sulsel Ajak Satpol PP Kenali Hukum Jauhi Perilaku Korupsi


 Kejati Sulsel Ajak Satpol PP Kenali Hukum Jauhi Perilaku Korupsi Perbesar

Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) mengajak para personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Makassar untuk mengenali hukum dan menjauhi perilaku korupsi lewat penyuluhan hukum yang digelar di Balaikota Makassar, Kamis (19/5/2022).

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel), Soetarmi mengatakan kegiatan penyuluhan hukum yang diberikan kepada para personil Satpol PP Kota Makassar tersebut merupakan program penerangan hukum yang dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan No.PRIN-/P.4/ L.2/5/2022 Tanggal 13 Mei 2022.

Kegiatan program penerangan hukum tersebut, terang Soetarmi, diprakarsai oleh Asisiten Intelijen Kejati Sulsel Josia Koni dengan mengangkat tema “KENALI HUKUM JAUHI HUKUMAN SATUAN POLISI PAMONG PRAJA “HEBAT” TANPA PERBUATAN TINDAK PIDANA KORUPSI”.

Baca Juga :  Wali Kota Tinjau Lab Makassar Recover di RSUD Daya

“Kegiatan tersebut dihadiri oleh peserta dari para personil Satpol PP Makassar sebanyak 60 orang. Sementara pemateri atau narasumber dari Kejati Sulsel diwakili langsung oleh saya selaku Kasi Penkum ditemani oleh Nurhaeda dan Sherly Rombe. Adapun acaranya dibuka langsung oleh Kepala Bidang Trantibum Satpol PP Makassar, Pagar Alam,” terang Soetarmi.

Para personil Satpol PP Makassar antusias menanyakan modus operandi tindak pidana korupsi.

Ia mengungkapkan, selama kegiatan penerangan hukum berlangsung, para peserta yang semuanya merupakan personil Satpol PP Makassar tampak sangat antusias dalam mengikuti kegiatan sosialisasi terkait tindak pidana korupsi dengan mengajukan sejumlah pertanyaan kepada narasumber.

“Salah satunya ada yang bertanya terkait modus operandi tindak pidana korupsi, apalagi beberapa waktu lalu santer kabar berita terkait adanya indikasi perbuatan korupsi di lembaga Satpol PP Makassar yang saat ini kasusnya ditangani Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan berdasarkan Surat Perintah Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, R. Febrytrianto,” ungkap Soetarmi.

Baca Juga :  Misteri Tahap Dua Perkara Dugaan Korupsi Pembebasan Lahan Bandara Mangkendek

Ia berharap dengan adanya kegiatan penerangan hukum tersebut, dimaksudkan untuk memberikan pemahaman hukum khususnya mengenai hukum tindak pidana korupsi kepada Aparat Sipil Negara (ASN) atau Satpol PP agar terhindar dari perbuatan tercela yang dimaksud sebagaimana diatur dalam UU No 31 Tahun 1999 Jo UU No 20 Tahun 2001 tentang UU Tindak Pidana Korupsi.

“Selain antusias peserta cukup tinggi, selama pelaksanaan kegiatan penerangan hukum berlangsung, para peserta juga tetap mengedepankan protokol kesehatan,” Soetarmi menandaskan. (Eka)

Artikel ini telah dibaca 40 kali

Baca Lainnya

Aktivis Dukung Pemkot Tutup Permanen Hanggar Talasalapang

2 Juli 2022 - 10:54 WITA

Rotan Kapuas Kecewa Penilaian BWS Kalimantan 1 Pontianak

2 Juli 2022 - 08:53 WITA

Remaja Hilang di Hutan Gunung Tompobulu Maros

30 Juni 2022 - 22:51 WITA

Seorang Remaja Hilang di Hutan Gunung Tompobulu Maros

30 Juni 2022 - 22:44 WITA

Tersangka Pemalsu Surat Lahan Eks Kebun Binatang Resmi Ditahan

30 Juni 2022 - 14:52 WITA

Kemenag Tetapkan Idul Adha Jatuh Tanggal 10 Juli 2022

30 Juni 2022 - 03:10 WITA

Trending di News
error: Hai! Pengunjung Kedai-berita.com