Menu

Mode Gelap
PPCD Siap Gelar Pendaftaran Bakal Calon Direktur PNUP Oknum Polri Jadi Algojo Habisi Nyawa Najamuddin Sewang Polsek Bontonompo Kesampingkan Perma 2 Tahun 2012? Kanitres Bungkam Babak Baru Kasus Dugaan Korupsi Proyek Infrastruktur Wisata Toraja Rp40 M Camat Ujung Pandang Gelar Pertemuan Bersama Ketua RT dan RW

News · 10 Feb 2022 19:11 WITA

Kegiatan Gudang Dalam Kota Makassar Masih Jadi Masalah


 Kegiatan Gudang Dalam Kota Makassar Masih Jadi Masalah Perbesar

Kegiatan Gudang Distributor yang terletak di Jalan Sultan Dg Raja, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, kabarnya masih aktif hingga saat ini.

Padahal, kegiatan gudang di dalam kota Makassar telah dilarang aktif, hal tersebut diatur dalam Peraturan Daerah Kota Madya Daerah Tingkat II Ujung Pandang Nomor 3 Tahun 1992 tentang Lokasi Pusat Pergudangan dan Pengelolaan Terminal Cargo.

Tak hanya Perda Nomor 3 Tahun 1992 saja, larangan kegiatan gudang dalam kota juga diatur di Peraturan Walikota Makassar nomor 16  tahun 2019 tentang Pengawasan Gudang dalam Kota.

Malahan dari informasi yang didapati sejumlah warga kerap mengeluhkan kegiatan bongkar muat barang di gudang yang dinaungi oleh PT. MMM.

Baca Juga :  Plt Gubernur Sulsel Puji Satgas Raika, Danny: Terima Kasih

“Banyak masyarakat yang mengeluh aktifitas keluar masuk mobil kontainernya, “katanya kepada Kedai-Berita.com.

Terpisah saat Anggota Komisi A DPRD Kota Makassar bidang Pemerintahan, dikonfirmasi lewat via pesan singkat oleh Kedai-Berita.com, Kamis (10/2/2022) mengatakan persoalan ini harus bersolusi.

Rahmat Taqwa Quraisy mengakui bahwa memang efek dari gudang dalam kota berimbas terhadap banyaknya mobil kontainer yang masuk dan bongkar muat dalam kota.

Akan tetapi ketika semua gudang dalam kota ditutup sesuai dengan Perda. Pemerintah juga harus hadir sebagai solusi, sehingga tidak memberatkan pengusaha.

Namun jika pelaku usaha telah diberikan solusi, untuk memindahkan kegiatan gudangnya ke lokasi yang telah ditentukan seperti di kawasan pergudagangan yang terletak di wilayah Tamalanrea dan Biringkanaya. Maka Pemerintah harus bertindak.

Baca Juga :  Satgas Covid-19 Hunter Dilaunching Besok, Danny: Memburu Kontak Erat

“Yah aturan harus dijalankan, apa lagi jika Pemerintah sudah mencoba memberikan fasilitas, harus ditindak tegas,”tegas RTQ. (Thamrin)

Artikel ini telah dibaca 117 kali

Baca Lainnya

KPU Makassar Bertandang ke Kantor Muhammadiyah Makassar

2 Juli 2022 - 17:50 WITA

Aktivis Dukung Pemkot Tutup Permanen Hanggar Talasalapang

2 Juli 2022 - 10:54 WITA

Rotan Kapuas Kecewa Penilaian BWS Kalimantan 1 Pontianak

2 Juli 2022 - 08:53 WITA

Remaja Hilang di Hutan Gunung Tompobulu Maros

30 Juni 2022 - 22:51 WITA

Seorang Remaja Hilang di Hutan Gunung Tompobulu Maros

30 Juni 2022 - 22:44 WITA

Tersangka Pemalsu Surat Lahan Eks Kebun Binatang Resmi Ditahan

30 Juni 2022 - 14:52 WITA

Trending di News
error: Hai! Pengunjung Kedai-berita.com