Dishub Makassar Mulai Awasi dan Tindaki Kendaraan yang Parkir di Badan Jalan

  • Bagikan
Tim Dinas Perhubungan Kota Makassar melibatkan Polrestabes Makassar,  Kejaksaan Negeri Makassar, Danpom, beserta anggota 18 orang anggota Dishub melakukan pengawasan dan penertiban di beberapa lokasi di Makassar, Sabtu (23/10/2021).

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar tengah mengawasi sejumlah titik atau lokasi badan jalan yang kerap dijadikan parkir kendaraan.

Tak hanya mengawasi, Dishub juga tak segan-segan menindaki kendaraan roda dua dan empat yang kedapatan parkir di badan jalan.

Seperti di Jalan Sudirman depan SD Sudirman tepatnya disamping menara Bosowa kerap dijadikan lahan parkir kendaraan.

Sebanyak 20 kendaraan roda dua dikempeskan ban motornya oleh Tim Dishub yang turun untuk melakukan penindakan sejak Kamis 21 Oktober 2021.

Hal itu dilakukan Dishub sebagai bentuk peringatan. Sayangnya tindakan yang dilakukan tak memberi efek jera lantaran adanya oknum juru parkir liar yang mengelola parkir di bahu jalan.

Baca Juga :  Program Swab On The Road Berkontribusi Tekan Angka Penyebaran Covid di Makassar

“Kami sudah menegur dan menaruh anggota di sana tapi jukir mengancam anggota, dan tetap parkir. Jadi tindakan selanjutnya kami akan bersurat ke menara bosowa karena banyak di dominasi parkir karyawan Menara Bosowa, “jelas Kepala Seksi Pengoperasian Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dishub Makassar, Evi Siregar kepada awak media, Sabtu (23/10/2021).

“Tindakan selanjutnya mengangkat motor dan memberi tilang dan simpan di parkiran blakang museum jalan Balaikota untuk sementara. Tapi masih kami koordinasikan lagi, “tambah Evi.

Selain di Jalan Sudirman, lanjut Evi menerangkan di Jalan Veteran Utara Bandang terdapat Warkop bernama Azzahra juga menjadi perhatian khusus Dishub karena biasanya kendaraan yang parkir keluar ke badan jalan.

Baca Juga :  Mal Grand Toserba Tak Patuh Rekomendasi Andalalin

Menurut Evi, tempat tersebut sudah berapa kali di tegur tetapi lagi-lagi juru parkir yang ada disana tetap bandel serta pemilik Warkop Azzahra selalu menolak ditemui.

“Surat teguran yang dua kali kami kirim tidak pernah ada jawabannya. Tindakan kami menurut petunjuk polisi tanda tangan surat pernyataan dulu. Kemarin belum ada terjaring karena agak sepi pengunjungnya, “beber Evi.

Kemudian lokasi terakhir yakni Pasar Kalimbung tepatnya di Jalan Veteran Utara terdapat pedagang yang berjualan di badan jalan dan parkir motor dan mobil yang mengganggu kelancaran arus lalu lintas twlah di tindaki.

“Tindakan kami datang untuk menegur dan merapikan kembali parkirannya, “tandas Evi. (Thamrin/Said)

Baca Juga :  Kasus D'Fashion Melebar, Disperindag Turunkan Tim Cek IUP
  • Bagikan