Jukir Kawasan Pasar Sentral Sesalkan Tudingan Liar Dan Biang Kemacetan

  • Whatsapp

Seorang juru parkir (jukir) yang berada di kawasan pasar sentral tepatnya depan toko D’Fashion jalan Sudirman, Kecamatan Wajo menyesalkan soal pemberitaan salah satu media daring yang menyebut dirinya jukir liar.

Padahal juru parkir bernama Asong mengaku telah mengantongi izin dari Perusahaan Daerah Parkir Makassar sebagai tanda bahwa dirinya telah terdaftar sebagai jukir resmi dilokasi tersebut.

Bacaan Lainnya

Hal itu diketahui dari surat tugas sementara yang dikantongi jukir Asong, dimana surat tersebut dikeluarkan oleh PD Parkir Makassar lewat Kepala Bagian Pengelolah M. Nursly Gani.

Asong menceritakan semenjak keberadaan parkiran di lokasi tempat ia mencari rezeki tidak pernah terjadi kemacetan panjang, kendaraan yang terparkir selalu tertata rapi agar para pengendara yang melintas tidak merasa terganggu.

Hanya saja mungkin pada waktu kejadian mobil mogok terjadilah pemberitaan tersebut, namun dirinya juga mengaku tak tahu menahu soal adanya berita yang dimuat salah satu media daring di Makassar.

“Saya kaget liat pemberitaan itu, yang menuding saya tidak terdaftar padahal saya sudah terdaftar di PD Parkir dan resmi, soal dikatakan biang macet kemarin memang sempat macet karena ada mobil mogok, tapi bukan berarti selalu macet,”beber Asong saat diwawancarai awak media, Selasa 12 Januari 2021.

Menanggapi itu Dirut PD Parkir Makassar, Irhamsyah Gaffar yang dikonfirmasi terpisah akan menurunkan Tim Reaksi Cepat di lokasi yang dimaksud oleh salah satu media daring.

“Yang jelas besok kami turun cek lokasi terkait pemberitaan ini,soalnya kalau bicara jalan sudirman kayak tidak sampai di situ karena lokasinya ada sekitaran makasar mall jalan K.H Ramli itu tembus ke jalan irian,”ujar Irhamsyah Gaffar lewat pesan singkat, Selasa 12 Januari 2021.

Terkait status jukir bernama Asong yang dikatakan tidak resmi Irhamsyah Gaffar dengan tegas menyatakan bahwa jukir tersebut telah terdaftar sejak 17 Desember 2020 lalu, hanya saja kartu tanda anggota miliknya belum sempat diberikan.

“Jukirnya sudah terdaftar atas nama Asong, hanya saja kartu anggotanya belum sempat diberikan, “ujar Irhamsyah Gaffar saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, Selasa 12 Januari 2021. (Rin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *