Pergeseran Jabatan di Lingkup Bapenda Makassar Pengaruhi Capaian PAD?

Foto istimewa (Int)

KEDAI-BERITA.COM, Makassar– Belakangan ini Pemerintah Kota Makassar (Pemkot) Makassar kembali melakukan pergeseran jabatan atau mutasi besar-besaran di beberapa lingkup Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Satu diantaranya pada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Irwan Adnan mengatakan mutasi merupakan hal yang biasa dalam sebuah organisasi apalagi dalam organisasi lingkup Pemerintahan dalam rangka penyegaran organisasi.

Yang penting, kata dia, mutasi tersebut melalui proses pertimbangan yang matang dan terukur. Bukan dengan cara dadakan. Sehingga tujuan sebenarnya dari mutasi tercapai sesuai harapan.

“Karena terus terang, mutasi yang serba dadakan dan tidak jelas tolak ukurnya, akan berdampak langsung terhadap kinerja kedepannya,” kata Irwan saat dimintai tanggapannya di ruangan kerjanya, Senin 1 April 2019.

Ia memberikan contoh mutasi yang terjadi di lingkup SKPD yang dipimpinnya. Dimana beberapa staf hingga Kepala Bidang yang sejak awal capaian kerjanya terbilang sangat berprestasi, tiba-tiba terjaring mutasi pindah ke tempat lain.

Kemudian jabatan yang ada selanjutnya diisi oleh orang baru yang belum tentu memiliki pengalaman atau pengetahuan terkait bidang yang dimaksud.

“Ini yang saya maksud perlu jadi pertimbangan. Dengan staf yang baru, tentu butuh proses untuk membangun sinergitas kembali,” terang Irwan.

Di sisi lain, pihaknya digenjot harus segera melaju meningkatkan kinerja agar target yang diberikan kepada Bapenda dapat tercapai.

“Yah ibaratnya, kita disuruh melaju kencang untuk mencapai target yang telah diberikan. Sementara kendaraan yang diberikan tidak siap. Semuanya kembali dari nol. Padahal dengan struktur sebelumnya kinerja sudah berjalan bahkan mencapai hasil yang memuaskan. Dimana target yang diberikan dapat tercapai dengan maksimal,” ungkap Irwan.

Ia mengaku pasca beberapa staf dan Kepala Bidang di Bapenda Makassar terjaring mutasi, pihaknya merasa keteteran bahkan pesimis untuk bisa segera mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang nilainya terus ditingkatkan. Dimana sebelumnya target PAD yang dicapai berjumlah Rp 1,3 Triliun.

“Itu tadi alasannya. Saya butuh waktu untuk bisa bangun sinergitas dengan para staf dan Kepala Bidang yang baru. Apalagi mereka yang baru ini belum punya pengalaman terkait tupoksi di Bapenda. Mereka sebelumnya kan bertugas di Kelurahan,” tutur Irwan.

Meski demikian, bukan berarti ia menolak keberadaan staf atau Kepala Bidang yang baru. Hanya saja, ia mengaku tidak semudah membalikkan telapak tangan untuk bisa langsung beradaptasi dengan mereka yang baru. Selain butuh proses, yang terpenting bagaimana bisa segera membangun sinergitas guna mencapai target PAD yang terus meningkat.

“Mereka yang baru ini semua orang baik. Namun yang selalu menjadi pikiran saya, apa sih yang menjadi pertimbangan sehingga mereka yang lama dimutasi. Padahal kinerja mereka jelas dan dapat dilihat dari capaian yang ada. Dimana target PAD yang diberikan terealisasi dengan maksimal. Tapi pasca mutasi terjadi, beberapa bulan ini sedikit menurun. Karena dikerjakan oleh mereka yang baru mau memulai pengalaman di sini,” ujar Irwan.

Terpisah, Wali Kota Makassar, Moh. Romdhan Pomanto mengatakan pergeseran jabatan atau mutasi merupakan hal yang wajar dalam sebuah SKPD. Hal tersebut kata dia, bertujuan untuk menciptakan penyegaran organisasi khususnya SKPD yang dimaksud.

Ia juga memastikan mutasi yang ada, telah melalui proses yang adil, transparan dan tentunya berintegritas.

“Kalau ada prosesnya yang ilegal silahkan laporkan. Apalagi dikaitkan dengan isu ada jual beli jabatan. Yah kalau ada bukti laporkanki ke Polisi, Kejaksaan atau langsung ke KPK saja,” singkat Danni sapaan akrab Wali Kota Makassar itu.

(Nirwan/ Eka)

Kreasi Tanpa Sekat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Yang Mungkin Anda Sukai
Empat Petugas Rutan Pangkep Masuk Satops Patnal

Empat Petugas Rutan Pangkep Masuk Satops Patnal

Klinik Lapas Narkotika Sungguminasa Capai Standar Tertinggi Kemenkes

Klinik Lapas Narkotika Sungguminasa Capai Standar Tertinggi Kemenkes

Lapas Maros Beri Penghargaan Petugas Teladan

Lapas Maros Beri Penghargaan Petugas Teladan

error: Special Content !