Makassar — Warga Sulawesi Selatan diminta tetap waspada. Cuaca pada Senin, 19 Januari 2026, diprediksi tak bersahabat. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Makassar mengingatkan potensi hujan yang bisa memicu banjir di sejumlah daerah padat penduduk.
Sejak pagi hari, langit di wilayah Makassar dan Takalar diperkirakan sudah diselimuti awan tebal. Hujan ringan berpotensi turun dan menjadi pembuka aktivitas cuaca basah sepanjang hari.
Memasuki siang hingga sore, hujan ringan hingga sedang berpeluang mengguyur hampir seluruh wilayah Sulsel. Hanya beberapa daerah yang relatif aman dan cenderung berawan, seperti Bantaeng, Bulukumba, Enrekang, Kepulauan Selayar, Palopo, Parepare, Sidrap, Soppeng, dan Wajo.
Malam hari, cuaca masih belum sepenuhnya jinak. Kepulauan Selayar dan Pangkep diprakirakan berpotensi diguyur hujan ringan, sementara wilayah lain didominasi awan tebal. Kondisi serupa berlanjut hingga dini hari, dengan hujan ringan berpotensi kembali turun di sebagian besar Sulsel. Sejumlah daerah seperti Bantaeng, Bulukumba, Enrekang, Luwu Timur, Luwu Utara, Palopo, Sinjai, Tana Toraja, Toraja Utara, dan Wajo diprediksi hanya berawan.
BMKG mencatat suhu udara berkisar antara 22 hingga 35 derajat Celsius, dengan kelembapan tinggi mencapai 61 sampai 100 persen. Angin bertiup dari arah barat hingga barat laut dengan kecepatan 10–45 kilometer per jam.
Yang paling perlu diwaspadai, BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi dampak risiko banjir di wilayah Barru, Gowa, Makassar, Maros, Pangkep, dan Takalar. Warga di daerah rawan genangan diminta siaga, terutama yang bermukim di bantaran sungai dan kawasan drainase padat.
Prakiraan ini dirilis BMKG Makassar pada Minggu, 18 Januari 2026, pukul 14.00 WITA. Tetap waspada, hujan bisa datang tanpa aba-aba.