Balok Beton Tutup Lorong 12, PU Makassar: Jalan Masih Masa Pengerasan

Balok Beton Tutup Lorong 12, PU Makassar: Jalan Masih Masa Pengerasan.

Makassar– Dua balok beton yang tergeletak melintang di badan Jalan Toa Daeng 3 Lorong 12, Kelurahan Batua, Kecamatan Manggala, Makassar, menghambat aktivitas keluar-masuk warga. Akses lorong permukiman itu belum sepenuhnya bisa difungsikan, meski proyek pengecoran jalan telah dinyatakan rampung.

Pantauan di lokasi menunjukkan, keberadaan balok beton membuat lebar jalan menyempit. Pengendara sepeda motor harus bermanuver ekstra untuk melintas, sementara kendaraan roda empat tak punya pilihan selain mencari jalur alternatif. Kondisi ini dinilai mengganggu mobilitas warga sekaligus berpotensi membahayakan keselamatan.

Situasi kian problematis lantaran tidak ditemukan rambu peringatan, penanda, ataupun papan informasi resmi yang menjelaskan alasan penutupan sebagian badan jalan. Padahal, secara visual, permukaan jalan beton tampak telah selesai dikerjakan.

Keberadaan sisa material proyek di tengah jalan pun memunculkan pertanyaan soal pengelolaan dan pengawasan pascapekerjaan. Membiarkan akses lorong tertutup tanpa penjelasan dinilai sama saja dengan mengabaikan hak warga atas fasilitas jalan yang aman dan layak.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, M. Amin, menyatakan bahwa pekerjaan fisik Jalan Toa Daeng 3 Lorong 12 memang telah selesai. Namun, jalan belum dibuka sepenuhnya karena masih dalam masa pengerasan beton.

“Pekerjaannya sudah selesai, tapi sekarang masih masa optimal pengerasan beton selama 28 hari. Kendaraan roda empat, apalagi truk, belum boleh melintas,” kata Amin saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kamis (25/12/2025).

Menurut Amin, selama masa pengerasan tersebut, kontraktor pelaksana melakukan pemantauan rutin untuk memastikan mutu beton sesuai standar teknis.

“Setiap hari dipantau oleh kortek. Setelah masa pengerasan optimal selesai, akses jalan akan langsung dibuka,” ujarnya.

Soal ketiadaan rambu atau penanda di lokasi, Amin mengakui hal itu luput dari perhatian dan berjanji menjadikannya sebagai bahan evaluasi.

“Ke depan akan kami siapkan rambu atau penanda agar warga mengetahui kondisi jalan. Terima kasih atas masukannya,” kata dia.

Amin juga menyampaikan permohonan maaf kepada warga atas ketidaknyamanan yang terjadi. Ia memastikan Jalan Toa Daeng 3 Lorong 12 akan kembali difungsikan secara normal setelah masa pengerasan beton berakhir. (Thamrin/Eka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Yang Mungkin Anda Sukai
Empat Petugas Rutan Pangkep Masuk Satops Patnal

Empat Petugas Rutan Pangkep Masuk Satops Patnal

Klinik Lapas Narkotika Sungguminasa Capai Standar Tertinggi Kemenkes

Klinik Lapas Narkotika Sungguminasa Capai Standar Tertinggi Kemenkes

Lapas Maros Beri Penghargaan Petugas Teladan

Lapas Maros Beri Penghargaan Petugas Teladan

error: Special Content !