Gowa — Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa kembali menggelar tes urine bagi pegawai dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa, 9 Desember 2025. Kegiatan yang berlangsung di selasar lapas itu menjadi bagian dari langkah preventif untuk memastikan lingkungan pemasyarakatan tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba.
Dalam pelaksanaannya, pihak lapas melibatkan personel TNI dan Polri sebagai saksi independen. Kehadiran dua institusi itu dimaksudkan untuk menjamin transparansi dan objektivitas hasil pemeriksaan, sekaligus memperkuat sinergi dalam program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Sebanyak 50 sampel urine diambil dari gabungan pegawai dan warga binaan. Proses pengambilan dilakukan bergiliran di area selasar dengan pengawasan ketat petugas medis. Setiap tahapan mengikuti standar operasional pemeriksaan untuk memastikan akurasi deteksi kandungan zat adiktif.
Kepala Lapas Narkotika Sungguminasa, Gunawan, mengatakan tes urine berkala menjadi barometer integritas lembaga.
“Ini agenda penting untuk memastikan jajaran kami dan warga binaan benar-benar bersih. Ini bagian dari tanggung jawab moral dan dinas kami untuk menjaga marwah institusi pemasyarakatan,” ujar Gunawan.
Ia menambahkan, deteksi dini seperti ini menjadi salah satu upaya memastikan blok hunian dan lingkungan kerja tetap steril dari halinar (handphone, pungli, dan narkoba). Pemeriksaan rutin juga disebut berperan menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban lapas.
Melalui kegiatan ini, Lapas Narkotika Sungguminasa menegaskan komitmennya untuk membangun sistem pembinaan yang sehat dan kondusif, sekaligus mempertahankan lingkungan pemasyarakatan yang bebas dari narkoba. (Eka)