Maros – Upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan pemasyarakatan ditempuh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Maros melalui kolaborasi dengan Universitas Hasanuddin (Unhas). Pada Sabtu (11/10), kedua institusi menggelar pembinaan fisik, mental, dan disiplin (FMD) bagi petugas di Camp Hutan Pinus Moncong Sipolong, Bissoloro, Kabupaten Gowa.
Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara dunia akademik dan institusi pemasyarakatan dalam memperkuat karakter serta profesionalitas aparatur. Seluruh peserta mengikuti rangkaian pelatihan yang bertujuan membangun mental tangguh, disiplin, dan kesiapan menghadapi tantangan kerja sehari-hari.
Tim dari Program Studi Psikologi Unhas terlibat memberikan pelatihan secara interaktif. Materi yang disajikan mencakup pengelolaan stres kerja, penguatan motivasi, komunikasi efektif, hingga kecerdasan emosional. Metode outbound training diterapkan untuk menumbuhkan solidaritas, kerja sama tim, dan semangat positif di lingkungan kerja.
Kepala Lapas Kelas IIB Maros, Ali Imran, menyampaikan apresiasi kepada Unhas atas keterlibatan aktif dalam kegiatan ini.
“Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam membangun aparatur pemasyarakatan yang berintegritas, tangguh, dan berkarakter. Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut untuk mendukung peningkatan kualitas SDM di lingkungan pemasyarakatan,” ujar Imran.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung antusias. Suasana alami dan udara sejuk kawasan hutan pinus menambah semangat peserta dalam mengikuti setiap sesi. Kegiatan ditutup dengan refleksi dan foto bersama sebagai penanda komitmen berkelanjutan antara Lapas Maros dan Unhas dalam meningkatkan kualitas pembinaan aparatur. (Eka)