Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Maros, Ali Imran, menemui Bupati Maros, Chaidir Syam, di kantor bupati, Senin, 4 Agustus 2025. Audiensi ini dilakukan untuk membangun sinergi lintas sektor dalam penguatan program pembinaan warga binaan.
Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja bupati itu membahas sejumlah inisiatif, mulai dari pembinaan kepribadian, pelatihan keterampilan, hingga rehabilitasi sosial yang dijalankan di Lapas Maros. Ali Imran menyebut dukungan pemerintah daerah sangat penting agar pembinaan di dalam lapas berdampak nyata ketika warga binaan kembali ke masyarakat.
“Kami berharap ada penguatan kolaborasi. Tujuannya bukan sekadar pembinaan, tapi juga memastikan mereka siap kembali dan diterima di lingkungan sosial,” kata Imran kepada Chaidir.
Bupati Chaidir menyambut positif ajakan kerja sama itu. Ia menilai program pembinaan yang berjalan di Lapas Maros sejalan dengan visi pembangunan sumber daya manusia yang tengah digencarkan pemerintah kabupaten.
“Pembinaan warga binaan bagian dari upaya pembangunan manusia. Kami siap bersinergi, termasuk dalam pelatihan, kesehatan, dan kegiatan sosial keagamaan,” ujarnya.
Langkah awal ini diharapkan membuka jalan bagi kemitraan yang lebih konkret antara Lapas Maros dan Pemkab Maros, terutama dalam mendorong sistem pemasyarakatan yang inklusif dan berorientasi pada pemulihan sosial. (Eka)