Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Makassar bersama operator pelaporan keuangan menghadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Capaian Kinerja dan Pelaksanaan Anggaran yang digelar oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Selatan di MS Hotel, Kabupaten Pinrang.
Kegiatan yang berlangsung selama beberapa hari ini difokuskan pada evaluasi realisasi anggaran semester I tahun 2025, pembahasan capaian Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA), proyeksi penyerapan anggaran semester II, progres redistribusi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), serta pelaksanaan program pembinaan dan inovasi pelayanan publik di seluruh satuan kerja pemasyarakatan.
Dalam sambutannya, Kepala Kanwil Ditjenpas Sulsel, Rudy Fernando Sianturi, menegaskan bahwa pengelolaan anggaran tak hanya menjadi tanggung jawab operator atau bendahara semata, namun harus menjadi bagian integral dari kepemimpinan.
“Administrasi adalah pintu utama pengelolaan anggaran. Kepala UPT tidak bisa hanya bergantung pada bendahara atau operator. Semua pimpinan wajib memahami sistem keuangan dan regulasi terbaru untuk menjaga integritas pelaksanaan anggaran,” ujar Rudy tegas.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan sosialisasi pembentukan Koperasi Primer ASN sebagai strategi jangka panjang dalam meningkatkan kesejahteraan pegawai. PT Sapalindo Berdikari Niaga hadir sebagai mitra strategis, memperkenalkan konsep koperasi digital yang dinilai lebih adaptif terhadap kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) masa kini.
Dengan kolaborasi lintas sektor dan komitmen terhadap reformasi birokrasi, kegiatan Monev ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kinerja serta tata kelola anggaran yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan pegawai pemasyarakatan di seluruh Sulawesi Selatan. (*/Eka)