KM Umsini Hentikan Penerimaan Pasien Covid, Ini Alasannya

Program isolasi apung terpadu yang diinisiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terpusat di Kapal Umsini telah menghentikan penerimaan pasien baru Covid-19 baik yang bergejala ringan maupun tanpa gejala mulai hari ini, Rabu (15/09/2021).

Hal ini dikarenakan pengoperasian KM Umsini sebagai tempat isolasi apung terpadu akan dihentikan pada 20 September mendatang.

Rencana penghentian pengoperasian tersebut dikarenakan jumlah keterisian tempat tidur (BOR) yang terus menurun, sehingga pengoperasian KM Umsini sudah dinilai tidak efektif.

Saat dikonfirmasi MakassarToday, Juru Bicara Makassar Recovery, Henny Handayani menyebut program isolasi mandiri bagi pasien Covid-19 akan dilanjutkan dengan merujuk para pasien ke tempat isolasi mandiri milik Pemerintah Provinsi (Pemrov) Sulawesi Selatan.

“Tanggal 20 pi dek, rencana isopung berhenti beroperasi, dan sudah tidak menerima pasien, jadi nanti dirujuk ke isolasi terpadu yang ada di darat misalnya di Asrama Haji atau tempat lainnya” ujarnya, Rabu (15/09/2021).

Kendati demikian, sejak pertama kali beroperasi pada 2 Agustus lalu, jumlah total pasien Covid-19 yang telah menjalani isolasi apung terpadu sebanyak 275 orang diantaranya 170 orang laki-laki dan 105 orang perempuan.

Selain itu, hingga kini masih terdapat sebanyak 15 orang yang sedang menjalani isolasi apung terpadu diantaranya 9 orang laki-laki dan 6 orang perempuan.

Kreasi Tanpa Sekat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Yang Mungkin Anda Sukai
Empat Petugas Rutan Pangkep Masuk Satops Patnal

Empat Petugas Rutan Pangkep Masuk Satops Patnal

Klinik Lapas Narkotika Sungguminasa Capai Standar Tertinggi Kemenkes

Klinik Lapas Narkotika Sungguminasa Capai Standar Tertinggi Kemenkes

Lapas Maros Beri Penghargaan Petugas Teladan

Lapas Maros Beri Penghargaan Petugas Teladan

error: Special Content !