Kepala Kejaksaan Negeri Takalar Salahuddin bersilaturahmi dengan sejumlah wartawan dan para pegiat anti korupsi Takalar di sebuah Warkop di bilangan Jalan Donggeng Daeng Ngesa, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Takalar, Jumat (5/3/2021).
Di hadapan 20-an wartawan dan aktivis, mantan Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel ini, berharap dukungan dari teman-teman wartawan dan aktivis agar senantiasa mengingatkan dirinya bila terlalu ke kanan atau ke kiri.
“Saya yakin kita semua berharap hadirnya penegakan hukum yang bermartabat, maka sangat penting teman-teman semua jangan bosan mengawal pergerakan saya dan anak buah,” harap Salahuddin.
“Untuk itu jangan segan-segan hubungi saya bila ada jaksa yang mencoba bermain mata dalam penanganan kasus di Takalar ini. Begitu juga, bila nanti teman-teman melihat saya berjalan dengan seseorang yang kalian tahu rekam jejaknya kurang baik maka bantu sampaikan ke saya,” tepuk tangan pun bergema sebelum Salahuddin mengakhiri kalimatnya.
Salahuddin yang mengaku salah satu kakaknya juga seorang wartawan yang bertugas di Bone ini, memerintahkan Kasi Intel yang duduk di sampingnya untuk mempersiapkan satu ruangan bagi wartawan dan aktivis biar mereka lebih dekat dengan Kejaksaan.
Ia berjanji akan mengagendakan pertemuan silaturahim seperti ini setiap bulan, agar tali persaudaraan antara Kejaksaan, wartawan, aktivis dan mahasiswa selalu terjaga.
Sebelum saling memperkenalkan diri, Salahuddin yang mengaku dirinya anak seorang buru tani di Kabupaten Bone ini, menyampaikan bila ingin laporannya cepat ditindaklanjut, maka sebaiknya pelaporan atau kordinasi jangan langsung ke dirinya, akan tetapi melalui Kasi Intel atau Kasi Pidsus.
Menjawab pertanyaan soal kesuksesan mengungkap banyak kasus Korupsi saat menjabat Kasi Pidsus Mamuju, Salahuddin mengatakan tim kerja harus solid, apalagi pelaku korupsi orang pintar punya jabatan dan banyak uang pula, sehingga harus kasus perkasus dikeroyok.
“Teman-teman wartawan, LSM jangan bosan bantu kami berikan informasi dan selalu ingatkan kami, agar penegakan hukum tetap berada dalam jalur yang benar dan bermartabat,” harap Salahuddin.
Sebelum berpisah, Salahuddin yang belum genap dua pekan bertugas di daerah yang berjuluk Butta Panrannuangku ini, mengingatkan bahwa hari Senin (8/3/2021) siang ada agenda kunjungan ke Rumah Sakit Padjonga Daeng Ngalle untuk melihat alat kesehatan (alkes) yang jadi permasalahan saat ini. (Said)