https://kedai-berita.com/
kedai-berita.com - Kreasi Tanpa Sekat

ACC Sulawesi: Pengormesialan Fasum-Fasos Pasar Segar Tanpa Izin Itu Korupsi

267

KEDAI-BERITA.COM, Makassar– Anti Corruption Committee Sulawesi (ACC Sulawesi) mendorong aparat penegak hukum segera mengusut dugaan korupsi dalam kegiatan pengomersialan fasum-fasos di area Pasar Segar Kecamatan Panakukang, Makassar yang dikabarkan selama ini tak mengantongi izin dari Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

“Kan sudah muncul dalam berita jika pihak pengelola Pasar Segar mengaku baru hendak urus izin pengormesialan fasum-fasos area Pasar Segar ke Pemkot saat ikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi C DPRD Makassar Jumat 26 Juli 2019. Artinya selama ini mereka menikmati hasil penyewaan fasum-fasos tanpa menyetor ke kas daerah. Ini jelas merugikan negara,” ucap Kadir Wokanubun, Wakil Direktur Anti Corruption Committee Sulawesi (ACC Sulawesi), Sabtu (27/7/2019).

Ia berharap pihak Polda Sulsel maupun Kejati Sulsel mendekat ini segera melakukan penyelidikan dan memeriksa seluruh pihak-pihak yang terkait dalam aktifitas yang diduga kuat telah merugikan negara tersrbut.

“Selain pihak Pemkot Makassar, DPRD Makassar juga patut bertanggung jawab karena lalai dalam hal ini. Kelalaian yang ada menyebabkan negara merugi. Kasus ini harus segera diusut untuk menyelamatkan kerugian yang telah timbul,” tegas Kadir.

Sebelumnya, Komisi C DPRD Kota Makassar mengapresiasi pengelola Pasar Segar yang akan segera melakukan koordinasi ke Pemkot Makassar dalam hal ini dinas terkait menyangkut izin penggunaan lahan fasum–fasos di area Pasar Segar.

Hal ini terungkap, pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pengelola Pasar Segar, pihak Asindo, Dinas Perumahan, Dinas PTSP, DTRB dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, di ruang Komisi C DPRD Makassar, Jumat 26 Juli 2019.

“Kami mengapresiasi iktikad baik
pengelola Pasar Segar untuk segera mengurus semua urusan yang menyangkut izin penggunaan lahan fasum- fasos yang selama ini dimanfaatkan untuk kepentingan komersial,” kata Sangkala Saddiko, Wakil Ketua Komisi C DPRD Makassar.

Ia menilai, iktikad baik dari pengelola Pasar Segar tersebut merupakan langkah tepat dan menjadi contoh yang baik terhadap investor lainnya untuk patuh pada mekanisme dan aturan yang diatur oleh Perda maupun aturan Pemerintah.

“Pada dasarnya kami mendukung semua investor untuk berinvestasi di Makassar. Tapi juga harus taat pada rambu–rambu aturan yang ada. Kita berharap iktikad baik dari pengelola Pasar Segar ini menjadi contoh terhadap investor lainnya,” tutur Sangkala Saddiko.

Pengelola Pasar Segar, Agus juga menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh anggota Komisi C DPRD Makassar yang telah memberikan ruang untuk mengurus semua yang menyangkut perizinan pengelolaan lahan fasum-fasos yang ada di area Pasar Segar.

“Pada dasarnya kami patuh pada aturan yang berlaku. Kami sudah berkoordinasi dan permohonan secepatnya setelah RDP minggu lalu ke PJ walikota untuk selanjutnya akan diteruskan ke dinas terkait. Kami juga sudah mengkomunikasikan hal–hal apa saja yang perlu disiapkan dalam hal menyangkut perizinan,” jelas Agus usai menghadiri RDP dengan Komisi C DPRD Makassar. (Eka)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com