MAROS — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Maros menerima lima Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lulusan Politeknik Pengayoman Indonesia untuk memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.
Penerimaan tersebut ditandai dengan kegiatan pengarahan dan pengenalan lingkungan kerja yang digelar di aula lapas, Kamis (19/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari proses orientasi awal sebelum para CPNS menjalankan tugas di unit masing-masing.
Kepala Lapas Kelas IIB Maros, Ali Imran, menegaskan pentingnya integritas dan profesionalisme bagi setiap aparatur pemasyarakatan. Ia mengingatkan, tanggung jawab petugas tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan, tetapi juga pembinaan warga binaan.
“Sebagai generasi baru pemasyarakatan, kalian harus menjunjung tinggi integritas, disiplin, dan tanggung jawab. Tugas kita bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga memastikan pembinaan berjalan optimal,” ujar Imran dalam arahannya.
Selain menerima pengarahan, para CPNS diperkenalkan kepada jajaran struktural dan petugas di masing-masing seksi. Mereka juga mendapatkan penjelasan mengenai tugas pokok dan fungsi, standar operasional prosedur, serta budaya kerja yang berlaku di lingkungan lapas.
Menurut Imran, kehadiran lulusan Poltekpin diharapkan membawa semangat baru sekaligus inovasi dalam pelaksanaan tugas. Ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama masa pendidikan, kata dia, perlu diimplementasikan secara nyata dalam pelayanan publik dan pembinaan warga binaan.
Dengan bertambahnya lima personel baru, Lapas Maros optimistis kualitas kinerja organisasi akan semakin meningkat. Penguatan sumber daya manusia dinilai menjadi langkah strategis dalam mendukung sistem pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.