MAKASSAR — Warga Sulawesi Selatan diminta bersiap menghadapi cuaca basah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Makassar memprakirakan hujan berpotensi mengguyur hampir seluruh wilayah Sulsel pada Rabu, 4 Februari 2026, dari pagi hingga dini hari.
Sejak pagi, langit Sulsel diprediksi sudah diselimuti awan. Hujan ringan berpeluang turun di wilayah Barru, Gowa, Jeneponto, Kepulauan Selayar, Makassar, Maros, dan Takalar. Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang diperkirakan mengguyur Kabupaten Pangkep.
Memasuki siang hingga sore hari, hujan ringan hingga sedang diprakirakan meluas dan berpotensi terjadi hampir di seluruh wilayah Sulawesi Selatan. Kondisi ini diperkirakan dapat mengganggu aktivitas masyarakat, terutama pengguna jalan dan pelaku aktivitas luar ruang.
Pada malam hari, cuaca umumnya berawan. Namun hujan ringan masih berpeluang turun di sejumlah wilayah, seperti Gowa, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Makassar, Maros, Pangkep, dan Takalar.
Hujan belum sepenuhnya reda saat memasuki dini hari. BMKG mencatat potensi hujan ringan hingga sedang di wilayah Barru, Bone, Bulukumba, Gowa, Jeneponto, Kepulauan Selayar, Luwu, Luwu Timur, Makassar, Maros, Pangkep, Parepare, Pinrang, Sidrap, Soppeng, dan Takalar.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini. Masyarakat diminta waspada terhadap potensi hujan yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang, terutama di wilayah Sulawesi Selatan bagian barat dan selatan.
Adapun suhu udara diperkirakan berada pada kisaran 18 hingga 33 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan cukup tinggi, mencapai 70 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah barat daya hingga barat laut dengan kecepatan 10 sampai 45 kilometer per jam.
BMKG Makassar mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati, khususnya saat berkendara dan beraktivitas di luar rumah, serta mewaspadai potensi genangan dan gangguan cuaca ekstrem.