Makassar — Warga Sulawesi Selatan diminta tak lengah. Cuaca berawan disertai hujan ringan hingga sedang diperkirakan bakal mendominasi hampir seluruh wilayah Sulsel pada Kamis, 22 Januari 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Makassar bahkan mengeluarkan peringatan dini potensi banjir untuk sejumlah daerah padat aktivitas.
Sejak pagi hari, awan tebal sudah menaungi langit Sulsel. Hujan ringan berpotensi mengguyur wilayah Bantaeng, Barru, Bone, Bulukumba, Gowa, Jeneponto, Kepulauan Selayar, Makassar, Maros, Pangkep, hingga Takalar. Aktivitas warga di jam-jam sibuk diimbau ekstra waspada, terutama pengguna jalan.
Memasuki siang hingga sore, cuaca masih enggan bersahabat. Hujan ringan diprakirakan turun di Barru, Luwu Timur, Luwu Utara, Makassar, dan Soppeng. Sementara itu, Gowa, Jeneponto, Maros, Pangkep, dan Takalar berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang, yang dapat memicu genangan di kawasan rawan.
Pada malam hari, hujan ringan masih berlanjut di sejumlah wilayah seperti Gowa, Jeneponto, Luwu Timur, Luwu Utara, Makassar, Maros, Pangkep, Sinjai, Takalar, dan Toraja Utara. Hingga dini hari, hujan ringan berpotensi kembali turun di Gowa, Jeneponto, Kepulauan Selayar, Makassar, Maros, Pangkep, dan Takalar.
BMKG mencatat suhu udara berkisar 19–34 derajat Celsius dengan kelembapan 58–100 persen. Angin barat hingga utara bertiup dengan kecepatan 9–50 km per jam, cukup terasa di wilayah pesisir.
Yang perlu jadi catatan, BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi risiko dampak banjir di wilayah Maros, Makassar, dan Gowa. Warga di daerah tersebut diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama yang bermukim di bantaran sungai dan kawasan rendah.
Prakiraan ini dirilis oleh BMKG Makassar pada 21 Januari 2026 pukul 14.00 WITA. Langit boleh berawan, tapi kewaspadaan jangan sampai redup.