Makassar — Langit Sulawesi Selatan Jumat (31/10/2025) pagi ini tampak berawan, menjadi pembuka hari yang lembut sebelum potensi hujan ringan membasahi sejumlah daerah. Menurut prakiraan cuaca dari BMKG Makassar, cuaca wilayah ini cenderung stabil, tanpa peringatan dini, namun tetap menyimpan dinamika khas peralihan musim yang menarik untuk dicermati.
Pagi yang Teduh dan Lembab
Sejak matahari terbit, sebagian besar wilayah Sulawesi Selatan diselimuti awan kelabu tipis. Hujan ringan diperkirakan mengguyur daerah Barru, Pangkep, Kepulauan Selayar, Luwu, Wajo, Soppeng, Sidrap, Enrekang, Pinrang, dan Parepare. Suhu udara berkisar antara 19 hingga 33°C, dengan tingkat kelembapan tinggi mencapai 100 persen di beberapa titik. Suasana yang kerap menghadirkan aroma tanah basah khas tropis.
Siang Menuju Sore: Hujan Menebal di Pegunungan
Menjelang siang hingga sore, dinamika atmosfer meningkat. Awan konvektif yang terbentuk di pegunungan diperkirakan memicu hujan sedang di sejumlah wilayah, antara lain Barru, Pangkep, Bone, Maros, Gowa, Bantaeng, Enrekang, Sidrap, Pinrang, Tana Toraja, Toraja Utara, Luwu Utara, dan Luwu Timur.
Sementara itu, Kepulauan Selayar masih relatif tenang dengan langit berawan. Angin bertiup dari arah utara ke timur dengan kecepatan antara 9 hingga 22 km/jam, menandakan pergerakan udara yang stabil dan konsisten.
Malam yang Hening di Tengah Sisa Gerimis
Menjelang malam, cuaca kembali berawan dengan potensi hujan ringan di wilayah pegunungan dan timur terutama Enrekang, Luwu, Luwu Utara, Palopo, Sidrap, Toraja Utara, dan Wajo. Hujan sedang diprakirakan masih bertahan di Luwu Timur, menandakan adanya kantung uap air yang cukup tebal di kawasan itu.
Menjelang dini hari, langit Sulawesi Selatan diprediksi berangsur cerah berawan tanpa potensi cuaca ekstrem.
Fenomena Musim Peralihan
Perubahan cuaca harian ini mencerminkan fenomena monsun Asia yang mulai aktif, sementara Monsun Australia berangsur melemah. Kondisi tersebut membuat wilayah Sulawesi Selatan mengalami peralihan menuju musim hujan. Meski hujan yang turun belum merata, kehadiran awan kumulonimbus di beberapa titik menunjukkan atmosfer yang mulai jenuh dengan uap air.
Catatan BMKG: Cuaca Aman, Tapi Waspada Perubahan Lokal
BMKG Makassar tidak mengeluarkan peringatan dini untuk hari ini, namun tetap mengimbau masyarakat agar waspada terhadap perubahan cuaca mendadak, terutama bagi nelayan dan pengguna transportasi laut. Perubahan arah angin dan potensi hujan lokal bisa memengaruhi visibilitas dan kondisi gelombang di perairan sekitar Sulawesi Selatan.