Connect with us

Edukasi

JPN Makassar Gelar Penyuluhan Waspada Narkoba Dikalangan Pelajar

Published

on

Jendela Pendidikan Nusantara (JPN) Makassar kembali menggelar road show dikalangan pelajar. Kali ini menyasar Siswa Siswi SMA Kartika Chandra Kirana (Kachak) di jalan Sawerigading. Dengan Tema “Waspada Narkoba”. Senin (28/11/2022).

Kegiatan tersebut ditandai dengan deklarasi  “Generasi Milenial Anti Narkoba, SMA Kachak Bersih Narkoba” bersama para siswa yang disambut meriah dengan kehadiran salah satu alumni angkatan 92, RomsFingerstyler yang memainkan gitar akustik dan sangat menghibur.

Serta motivasi dari H. Andi Alif Kaharuddin selaku Licensed STIFIn Trainer Makassar yang memberikan wawasan kepada siswa agar kelak tidak salah memilih jalur pendidikan serta dunia kerja.

Ketua JPN Makassar, Muh. Idris mengatakan pihaknya menggandeng Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulsel, Yayasan Rumah Mama dan Dinas Perpustakaan Kota Makassar.

“Kali ini kami mengangkat tema Waspada Narkoba sehingga kami gandeng pihak BNN Sulsel. Selain pemateri tetap kami dari Yayasan Rumah Mama dan Dinas Perpustakaan Kota Makassar,”ujar Idris.

Dalam kegiatan tersebut Penyuluh Narkoba Ahli Madya BNNP Sulsel, Andi Weru Kambau, SH menyampaikan Materi Narkoba sebagai ancaman bagi generasi Muda.

“Hasil survei BNN dengan LIPI THN.2019 angka penyalahgunaan narkoba dikalangan pelajar di 13 provinsi sebanyak (3,21%) atau setara dengan 2.297.492 orang yang terpapar narkoba, hasil survei tersebut menjadi catatan buruk bahwa generasi muda sangat rentan dengan penyalahgunaan narkoba,”paparnya.

Sekaitan dengan hal tersebut, Andi Weru juga mengapresiasi upaya JPN Makassar yang menunjukkan kepeduliannya dengan melaksanakan kegiatan Sosialisasi anti penyalahgunaan narkoba.

Sementara Direktur Yayasan Rumah Mama, Lusia Palulungan dalam materinya menyampaikan pentingnya bermedia sosial secara sehat. Agar tidak terjebak dalam tindakan yang dapat merugikan diri sendiri.

“Media sosial itu berawal dari pikiran lalu jari-jarilah yang jadi penentu akhir. Sehingga perlu berpikir berkali kali sebelum menulis. Saring sebelum disharing. Posting yang penting, jangan asal posting,”terangnya.

Senada dengan itu, Pustakawan Madya Kota Makassar, Tulus Wulan Juni juga mengatakan prilaku menyimpang di kalangan pelajar banyak terjadi karena kurangnya minat membaca anak.

“Intinya memiliki kemampuan berliterasi sangat penting untuk menuntun hidup ini agar tetap menjadi pribadi yang baik harapan bangsa dan tidak terlibat berbagai masalah termasuk lingkaran narkoba. Semakin banyak membaca maka semakin bijak menyikapi keadaan. Jika usia produktif tidak baik maka akan berdampak buruk bagi kelangsungan negara ini,”pesannya.

Disamping itu Kepala Sekolah SMA Kartika Chandra Kirana, Drs. Deppasau, menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian yang telah diberikan pada anak didik mereka.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *