Menu

Mode Gelap
KPK Geledah Kantor Dinas PUTR Sulsel? PPCD Siap Gelar Pendaftaran Bakal Calon Direktur PNUP Oknum Polri Jadi Algojo Habisi Nyawa Najamuddin Sewang Polsek Bontonompo Kesampingkan Perma 2 Tahun 2012? Kanitres Bungkam Babak Baru Kasus Dugaan Korupsi Proyek Infrastruktur Wisata Toraja Rp40 M

Hukum & Kriminal · 21 Jul 2022 10:32 WITA

Akhir Pelarian Bos Rekanan Korupsi Dana Bantuan Kemenag Sulsel


 Dra Tjipluk Sri Rejeki saat diamankan Tim Tabur Kejaksaan di wilayah Sidoarjo, Jawa Timur. Perbesar

Dra Tjipluk Sri Rejeki saat diamankan Tim Tabur Kejaksaan di wilayah Sidoarjo, Jawa Timur.

Pelarian Dra Tjipluk Sri Rejeki, terpidana korupsi dana Block Grant Kementerian Agama Sulawesi Selatan bantuan pengadaan peralatan Multimedia dan Laboratorium di Madrasah Tsanawiah dan Madrasah Ibtidaiah se-Sulawesi Selatan senilai 1,4 miliar berakhir.

Ia diamankan oleh Tim Tabur Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Kejaksaan Negeri Makassar dan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur di Jalan Nusantara I No. 3 Perumahan Juanda RT 26 RW 07 Semambung, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoardjo, Provinsi Jawa Timur, Rabu 20 Juli 2022.

Berdasarkan putusan Mahkamah Agung Nomor : 401 K/Pid.Sus/2019 tanggan 2 April 2019. Terdakwa Tjipluk Sri Rejeki sebagai Direktur rekanan CV. Milenia Perkasa, yang juga Komisaris CV. Mitra Anda dan Komisaris CV. Mahkota Abadi dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi.

Baca Juga :  Kejati Target Pekan Depan Penetapan Tersangka Kasus Underpass Simpang Lima Bandara

Ia didakwa kurungan penjara selama 6 Tahun dan Pidana Denda sebesar Rp. 200.000.000 (dua ratus juta rupiah) dengan ketentuan Apabila pidana denda tersebut tidak dibayar, maka diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan.

Adapun pidana tambahan kepada Terdakwa untuk membayar Uang Pengganti sebesar Rp. 660.545.588,80 (enam ratus enam puluh juta lima ratus empat puluh lima ribu lima ratus delapan puluh delapan rupiah).

“Jika terpidana tidak membayar uang pengganti paling lama dalam waktu 1 bulan sesudah putasan Pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap maka harta bendanya dapat disita oleh Jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut,”tulis dalam amar putusannya.

Tjipluk dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO) oleh Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan setelah dilakukan beberapa kali pemanggilan secara patut berdasarkan undang-undang, akan tetapi yang bersangkutan tidak pernah memenuhi panggilan tersebut. Termasuk telah dilakukan pencarian di kediamannya namun tidak berada di tempat.

Baca Juga :  Jaksa Geledah Kediaman Buron Kasus Korupsi Pasar Pabaeng-baeng

“Terpidana Dra Tjipluk ini tidak kooperatif memenuhi panggilan untuk pelaksanaan eksekusi,”katanya dalam press release di Kejari Makassar, Rabu 20 Juli 2022.

“Perbuatan terpidana terbukti melanggar Pasal 11 UU No.31 Tahun 1999 Jo. UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,”terangnya.

Terpisah Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Febrianto melalui program Tangkap Buronan (Tabur) menegaskan kepada para DPO yang belum menyerahkan diri, bahwa tidak ada tempat yang aman bagi buronan.

“Segera menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat yang aman bagi buronan,”tandasnya. (Thamrin)

Artikel ini telah dibaca 80 kali

Baca Lainnya

Kasus Penembakan Brigadir J, Begini Peran Irjen Pol Ferdy Sambo

10 Agustus 2022 - 23:53 WITA

1,87 Gram Diduga Sabu Diamankan Polda Sulsel

9 Agustus 2022 - 14:19 WITA

ACC Desak APH Usut Bau Korupsi Pembebasan Lahan Bendungan Paselloreng

9 Agustus 2022 - 14:15 WITA

Polisi Serahkan Tersangka dan BB Tipikor Alkes RS Fatimah Sulsel ke Jaksa

9 Agustus 2022 - 11:33 WITA

Perempuan Korban Kekerasan di Kabupaten Wajo Sambangi Polres dan UPTD PPA

2 Agustus 2022 - 17:32 WITA

Mantan Bupati Tanah Bumbu Dua Periode Resmi Pakai Rompi Orange

29 Juli 2022 - 16:19 WITA

Trending di Hukum & Kriminal
error: Hai! Pengunjung Kedai-berita.com