Menu

Mode Gelap
KPK Geledah Kantor Dinas PUTR Sulsel? PPCD Siap Gelar Pendaftaran Bakal Calon Direktur PNUP Oknum Polri Jadi Algojo Habisi Nyawa Najamuddin Sewang Polsek Bontonompo Kesampingkan Perma 2 Tahun 2012? Kanitres Bungkam Babak Baru Kasus Dugaan Korupsi Proyek Infrastruktur Wisata Toraja Rp40 M

Peristiwa · 25 Jun 2022 22:46 WITA

Buntut Promo Miras, Holywings Diminta Bersih-Bersih Rumah Ibadah


 Pemuda Pancasila Kota Makassar menggelar aksi unjuk rasa di depan Holywings jalan Metro Tanjung Bunga, Sabtu (25/6). Perbesar

Pemuda Pancasila Kota Makassar menggelar aksi unjuk rasa di depan Holywings jalan Metro Tanjung Bunga, Sabtu (25/6).

Buntut dari “Gratiskan” Miras pada nama Muhammad dan Maria, Holywings Indonesia mendapat kecaman dari berbagai pihak, salah satunya datang dari Ormas Pemuda Pancasila Makassar.

Aksi unjuk rasa yang dikomandoi langsung Ketua SAPMA PP Makassar, Husnul Mubarak menyatakan protes kepada pihak Menajemen di depan Holywings Jalan Metro Tanjung Bunga, Sabtu (25/6).

Sebagaimana dalam sebuah postingan sosial media milik Holywings Indonesia melakukan promo minuman keras (Miras) jenis Gordon’s yang diperuntukkan bagi pemilik nama Muhammad dan Maria.

Hal tersebutlah yang membuat masyarakat beragama Islam dan Kristen geram dan dianggap promo miras yang dibuat oleh pihak Menajemen Holywings menodai kedua agama.

“Kami mengecam perbuatan dari menajemen Holywings Indonesia memberikan promo minuman keras (Miras) dengan menyudutkan kedua agama yaitu Islam dan Kristen,”ucap Husnul saat berorasi.

Baca Juga :  Polisi Tetapkan RB Sebagai Tersangka di Kasus Bunuh Diri Mahasiswi Brawijaya

Ia memberikan waktu kepada menajemen Holywings Indonesia khususnya di Kota Makassar untuk segera mengeluarkan pernyataan minta maaf di media massa dan melakukan bersih-bersih tempat ibadah.

“Kami meminta kepada menajemen Holywings Indonesia khususnya di Makassar untuk meminta maaf secara terbuka lewat media massa, selain itu Holywings harus membersihkan Masjid dan Gereja untuk menebus semua kesalahannya,”demikian Husnul.

Staff Holywings ditetapkan tersangka 

Jajaran Polres Metro Jakarta Selatan telah menetapkan enam orang sebagai tersangka dugaan penistaan agama dalam kasus promosi minuman beralkohol di outlet Holywings.

Masing-masing tersangka berinisial EJD (27) selaku Direktur Kreatif HW, NDP (36) selaku Head Tim Promosi, DAD (27) selaku Desain grafis, EA (22) selaku Admin Tim Promo, AAB (25) selaku Socmed Officer dan AAM (25) selaku Admin Tim Promo.

Baca Juga :  Tumpahan Solar Cemari Sungai Pangkajene

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Budi Herdi Susianto dalam jumpa persnya, Jumat (24/6) menerangkan peran masing-masing tersangka.

Mulai dari Direktur yang menyetujui konten promosi yang diduga menista agama hingga admin sosial media yang meng-upload konten tersebut.

“Ada enam orang yang kita jadikan sebagai tersangka yang semuanya adalah orang yang bekerja pada HW (Holywings),”kata Budi.

Sejumlah barang bukti, diantaranya screenshot postingan akun Holywings, 1 unit PC komputer, 1 unit handphone, 1 hard disk dan 1 unit laptop. Para tersangka itu juga ditahan.

“Dari barang bukti kami duga pelaku gunakan barang bukti sebagai sarana dalam lakukan tindak pidana tersebut,” kata Budhi.

Adapun pasal yang dikenakan kepada para tersangka, yakni Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 UU RI Nomor 1 Tahun 1946 dan juga Pasal 156 atau pasal 156A KUHP.

Baca Juga :  Perbup Takalar Dinilai Labrak Perpres, Akademisi UMI: Itu Jelas Cacat Hukum

Kemudian Pasal 28 ayat 2 UU RI Nomor 19 Tahun 2016, yaitu perubahan atas UU 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Permintaan maaf terbuka Holywings Indonesia

Pasca viralnya unggahan promosi gratis Miras menggunakan nama Muhammad dan Maria, Holywings Indonesia meminta maaf secara terbuka.

Permintaan maaf tersebut diunggah diakun Instagram resmi @HolywingsIndonesia sejak (23/6) dengan caption “Kami Minta Maaf, Izinkan Kami untuk menjadi lebih baik lagi”. (Thamrin)

Artikel ini telah dibaca 52 kali

Baca Lainnya

Pesan Berharga Hotman Paris Untuk Bharada E

9 Agustus 2022 - 19:09 WITA

Misteri Kematian Brigadir J Temui Titik Terang

7 Agustus 2022 - 18:34 WITA

Dishub Makassar Razia ‘Pak Ogah’ yang Kerap Resahkan Warga

4 Agustus 2022 - 17:56 WITA

Kisah Pilu Emak-Emak di Gowa Berurusan dengan Terduga Rentenir

19 Juli 2022 - 15:53 WITA

PN Makassar Tunda Eksekusi Lahan Show Room Mazda di Makassar

11 Juli 2022 - 16:42 WITA

Ugal-ugalan Bawa Samurai, 5 Remaja Dicokok Patmor Polda Sulsel

5 Juli 2022 - 17:21 WITA

Trending di Hukum & Kriminal
error: Hai! Pengunjung Kedai-berita.com