Menu

Mode Gelap
PPCD Siap Gelar Pendaftaran Bakal Calon Direktur PNUP Oknum Polri Jadi Algojo Habisi Nyawa Najamuddin Sewang Polsek Bontonompo Kesampingkan Perma 2 Tahun 2012? Kanitres Bungkam Babak Baru Kasus Dugaan Korupsi Proyek Infrastruktur Wisata Toraja Rp40 M Camat Ujung Pandang Gelar Pertemuan Bersama Ketua RT dan RW

Parlemen · 25 Mei 2022 11:40 WITA

Nasib Kasubag Humas DPRD Makassar di Ujung Tanduk


 Sekertaris BKPSDMD Makassar, I Dewa Gede Widya Darma. (Ist) Perbesar

Sekertaris BKPSDMD Makassar, I Dewa Gede Widya Darma. (Ist)

Majelis Kode Etik Pemerintah Kota Makassar kabarnya sudah merampungkan hasil sidang kode etik terhadap Kepala Sub Bagian Humas Sekretariat DPRD Makassar, Andi Taufiq Nadsir.

Hal tersebut diterangkan oleh Sekertaris BKPSDMD Makassar, I Dewa Gede Widya Darma, Selasa 24 Mei 2022.

“Majelis Kode Etik sudah mengeluarkan putusan,”ujarnya.

Meski demikian, Dewa enggan membeberkan secara detil jenis sanksi yang diberikan kepada Kasubag Humas DPRD Makassar tersebut.

“Hasil sidang akan dilaporkan kepada pak Wali Kota terlebih dahulu, “tuturnya.

Sebab kata Dewa, Surat Keputusan (SK) sanksi terhadap Taufiq masih dalam proses penyusunan di BKPSDMD Makassar.

Disisi lain Dewa menerangkan putusan Majelis Kode Etik memberikan sanksi terhadap Taufiq lantaran Andi Ashfia Amir, istri dari Taufiq melayangkan surat permohonan permintaan perlindungan dan keadilan kepada Wali Kota Moh Ramdhan Danny Pomanto melalui Inspektorat Makassar.

Baca Juga :  Hanya 2 Tersangka Korupsi Bandara Mangkendek Diserahkan ke Jaksa

Dalam surat tersebut, Ashfiah Amir, mengadukan kalau dirinya merupakan korban tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oleh Taufiq Nadsir dan menyebabkan beberapa bagian tubuhnya mengalami luka dan trauma.

Informasi menyebutkan, terkait dengan tindak kekerasan tersebut, Taufiq Nadsir kemudian diajukan ke muka persidangan sebagai terdakwa tindak KDRT dan telah dinyatakan bersalah oleh majelis hakim berdasarkan putusan Nomor: 154a/Pid.Sus/2020/PN.Mks.

“Hakim memutuskan pidana percobaan selama 6 bulan,” ujar Ashfiah Amir melalui surat yang dikirim kepada Kepala Inspektorat Kota Makassar.

Terkait dengan putusan tersebut, Ashfiah Amir selaku korban tindak kekerasan meminta keadilan dan memohon agar memberikan sanksi atas  permohonan kepada Wali Kota Moh Ramdhan Pomanto melalui Kepala Inspektorat Kota Makassar.

Baca Juga :  DTRB Akui Bagian Depan Ruko Lantai 3 Tak Ada IMB

Ia meminta keadilan dan memohon agar memberikan sanksi atas perbuatan tindak KDRT yang dilakukan Andi Taufiq Nadsir sebagai salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN).

Artikel ini telah dibaca 79 kali

Baca Lainnya

Komisi A Sepakat Hanggar Talasalapang Ditutup Sementara

29 Juni 2022 - 23:32 WITA

Rudianto Lallo Perjuangkan Akses Internet untuk Warga Pulau

23 Juni 2022 - 15:21 WITA

Bertemu Rudianto Lallo, Imam Masjid Islamic Center Bahas Ini

22 Juni 2022 - 19:11 WITA

Komisi C Tegur Pengusaha Bandel Pakai Bahu Jalan Jadi Parkiran

6 Juni 2022 - 21:53 WITA

Warga Antang Akhirnya Buka Blokade Jalan

31 Mei 2022 - 22:05 WITA

Respon Cepat RMS Kerahkan Kader Tinjau Jalan Rusak di Antang

30 Mei 2022 - 15:16 WITA

Trending di Parlemen
error: Hai! Pengunjung Kedai-berita.com