Menu

Mode Gelap
Demonstran Blokade Jalan Urip Hingga Macet Total KPK Geledah Kantor Dinas PUTR Sulsel? PPCD Siap Gelar Pendaftaran Bakal Calon Direktur PNUP Oknum Polri Jadi Algojo Habisi Nyawa Najamuddin Sewang Polsek Bontonompo Kesampingkan Perma 2 Tahun 2012? Kanitres Bungkam

Edukasi · 25 Mei 2022 18:39 WITA

Jaksa Sasar 53 Kepsek SMP di Makassar, Ada Apa?


 Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Soetarmi menjadi narasumber dalam kegiatan penerangan hukum kepada sejumlah Kepsek SMP se-kota Makassar, Rabu (25/5/2022). Perbesar

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Soetarmi menjadi narasumber dalam kegiatan penerangan hukum kepada sejumlah Kepsek SMP se-kota Makassar, Rabu (25/5/2022).

Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) dikabarkan menyasar sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Makassar, Rabu (25/5/2022).

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Soetarmi mengatakan kegiatan tersebut merupakan program penerangan hukum yang dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan No.PRINT-   /P.4/ L.2/5/2022 Tanggal 23 Mei 2022.

Di mana dalam kegiatan tersebut, lanjut dia, dimaksudkan untuk memberikan pemahaman hukum khususnya hukum tindak pidana korupsi kepada para Kepala Sekolah SMP se-kota Makassar agar terhindar dari perbuatan tercela sebagaimana diatur dalam Undang-undang No 31 Tahun 1999 Jo UU No 20 Tahun 2001 Tentang Undang-undang Tindak Pidana Korupsi.

“Ada sekitar 53 orang Kepsek SMP se-kota Makassar yang hadir dalam kegiatan ini,” ucap Soetarmi.

Baca Juga :  PUKAT Dorong Kejati Seret Semua Penikmat Uang 'Korupsi' PDAM Makassar

Ia mengatakan, kegiatan penerangan hukum yang melibatkan puluhan Kepsek SMP se-kota Makassar tersebut, merupakan program yang diprakarsai oleh Asisten Intelijen Kejati Sulsel, Dr. Josia Koni dengan mengangkat tema kegiatan “Kenali Hukum Jauhi Hukuman Jauhkan Sekolah dari Tindak Pidana Korupsi”.

Adapun yang menjadi pemateri yang mewakili Kejati Sulsel yakni Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Seotarmi, Nurhaeda dan Sherly Rombe. Kegiatannya sendiri berlangsung di Aula Kantor Dinas Pendidikan kota Makassar yang tepatnya terletak di Jalan Anggrek Raya No.2 Paropo, Kecamatan Panakkukang, kota Makassar dan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan kota Makassar, Muhyiddin.

“Selama kegiatan berlangsung, para Kepsek yang menjadi peserta tampak sangat antusias mengikuti kegiatan dengan mengajukan sejumlah pertanyaan kepada narasumber mengenai modus operandi tindak pidana korupsi, utamanya dalam penggunaan dana Bantuan Operasional Siswa (BOS),” terang Soetarmi.

Baca Juga :  Polda Sulsel Ambil Alih Penyelidikan Dugaan Korupsi Kegiatan Fiktif Dispora Makassar?

Tak hanya itu, selama Kegiatan berlangsung para peserta tetap mengedepankan sistem protokol kesehatan diantaranya pengenaan masker. (Eka)

Artikel ini telah dibaca 197 kali

Baca Lainnya

Guru Besar ULM Imbau Pemerataan Layanan Pendidikan Dijamin RUU Sisdiknas

30 Agustus 2022 - 10:08 WITA

Sintalaras UNM Diharap Pro Aktif Sikapi Isu Lingkungan

21 Agustus 2022 - 23:39 WITA

LSM PERAK Bentuk Tim Hukum Pantau Dugaan Pelanggaran PPDB Online Tahun Ini

20 Agustus 2022 - 07:23 WITA

IKADIN Sulsel dan IAIN Pare-Pare Jejaki Kerjasama Pendidikan Advokat

18 Agustus 2022 - 17:08 WITA

Siswa Baru di MTs Negeri 1 Makassar Dimintai Uang Rp5,6 Juta

18 Juli 2022 - 19:21 WITA

Pesantren An Nahdlah Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi

13 Juli 2022 - 18:42 WITA

Trending di Edukasi
error: Hai! Pengunjung Kedai-berita.com