Menu

Mode Gelap
PPCD Siap Gelar Pendaftaran Bakal Calon Direktur PNUP Oknum Polri Jadi Algojo Habisi Nyawa Najamuddin Sewang Polsek Bontonompo Kesampingkan Perma 2 Tahun 2012? Kanitres Bungkam Babak Baru Kasus Dugaan Korupsi Proyek Infrastruktur Wisata Toraja Rp40 M Camat Ujung Pandang Gelar Pertemuan Bersama Ketua RT dan RW

Hukum & Kriminal · 11 Jan 2022 18:39 WITA

Korban Dugaan Arisan Bodong di Makassar Mengadu ke Polda Sulsel


 Korban Dugaan Arisan Bodong di Makassar Mengadu ke Polda Sulsel Perbesar

Seorang warga asal Makassar bernama Michel melalui Kuasa Hukumnya, Aris Dumais adukan seorang warga asal Blitar, Jawa Timur ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Sulsel terkait dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan berkedok arisan bodong, Selasa (11/1/2021).

“Tadi kami telah melakukan pengaduan di Mapolda Sulsel terhadap seorang warga asal Blitar Jawa Timur terkait dugaan penipuan dan penggelapan berkedok arisan,” ucap, Aris Dumais saat ditemui di Pengadilan Negeri Makassar.

Kata dia, dalam kejadian tersebut para korban mengalami kerugian sebesar Rp533 Juta, dengan total korban sebanyak 6 orang.

“Nah arisan bodong ini memakan korban kurang lebih 6 orang yang dimana total nilai kerugiannya itu sampai Rp533 juta, yang kami laporkan ini seorang warga asal blitar,” sebutnya.

Baca Juga :  Apa Kabar Penetapan Tersangka Kasus Dugaan Mark Up Sembako Covid-19 Makassar

Lebih lanjut, Aris menyebutkan awal mula terjadinya dugaan penipuan berkedok arisan bodong itu ketika korban bertemu dengan terduga pelaku di Jawa Timur tepatnya di Kabupaten Blitar.

“Korban ketemu di Blitar dan ditawarkan sejumlah arisan yang dimana gatenya itu sampai Rp100 juta, katanya banyak peminatnya, saat itu korban pun tertarik dan melakukan pembayaran,” Kata dia.

Namun, saat bulan korban mendapatkan arisan tersebut, pihak terduga pelaku pun tak melakukan pembayaran sehingga korban merasa dirinya telah ditipu oleh pelaku.

“Pada saat bulan yang seharusnya didapatkan oleh klien saya, justru tidak ada itu arisan dan tak ada pembayaran,” pungkasnya.

Ia menambahkan sebelum melaporkan hal tersebut, pihaknya terlebih dahulu telah melangkan surat somasi terhadap terduga pelaku akan tetapi hal tersebut tak ditanggapi oleh terduga pelaku.

Baca Juga :  Polisi Ingatkan Aksi Tolak RUU Omnibus Law di Makassar Patuhi Protokoler Covid 19

“Sebelum kami laporkan ini, Kami sudah somasi namun tidak ditanggapi sehingga kami laporkan hal ini, selain melalui Polda kami juga nantinya akan tempuh jalur pengadilan,” tutupnya. (Eka)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

Baca Lainnya

Reka Ulang Pembunuhan Petugas Dishub Makassar

19 Mei 2022 - 23:58 WITA

Buron Korupsi Pengadaan Perangkat Komputer di Torut Dibekuk

18 Mei 2022 - 14:30 WITA

Korupsi Bansos Covid dan BPNT, Djusman: Baiknya Tahan Tersangka

17 Mei 2022 - 18:59 WITA

Polres Gowa Tangkap 6 Pelaku Perang Kelompok

17 Mei 2022 - 09:05 WITA

Menelisik Peranan Panitia 9 di Kasus Korupsi Bandara Mengkendek

12 Mei 2022 - 13:12 WITA

Tersangka Dugaan Penganiayaan Praperadilankan Polsek Rappocini 

11 Mei 2022 - 22:13 WITA

Trending di Hukum & Kriminal
error: Hai! Pengunjung Kedai-berita.com