Menu

Mode Gelap
PPCD Siap Gelar Pendaftaran Bakal Calon Direktur PNUP Oknum Polri Jadi Algojo Habisi Nyawa Najamuddin Sewang Polsek Bontonompo Kesampingkan Perma 2 Tahun 2012? Kanitres Bungkam Babak Baru Kasus Dugaan Korupsi Proyek Infrastruktur Wisata Toraja Rp40 M Camat Ujung Pandang Gelar Pertemuan Bersama Ketua RT dan RW

News · 31 Des 2021 22:00 WITA

Polda Sulsel Alami Penurunan Jumlah Perkara di Tahun 2021


 Polda Sulsel Alami Penurunan Jumlah Perkara di Tahun 2021 Perbesar

Capaian vaksinasi khusus di Sulawesi Selatan melampaui target pemerintah pusat menjadi 71,1 persen di akhir tahun 2021.

Hal itu diungkap Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Nana Sujana di Aula Polrestabes Makassar saat menggelar jumpa pers akhir tahun, 31 Desember 2021.

Hadir dalam giat akhir tahun, yakni Irwasda Polda Sulsel, dan para Pejabat Utama Polda Sulsel serta Kapolrestabes Makassar.

Selain capaian vaksinasi yang diungkap Irjen Pol Nana Sujana juga mengungkapkan sejumlah perkara yang berhasil di tangani di tahun 2021.

Seperti penanganan tindak pidana umum sepanjang tahun 2021. Di mana Polda Sulsel dan jajaran berhasil mengungkap 13.218 perkara dengan penyelesaian 7.576 perkara.

Baca Juga :  Bau Korupsi Dalam Proses Perekrutan TPM P3-TGAI Balai Pompengan Jeneberang Sulsel

Yang mana terjadi penurunan kasus tindak pidana umum sebanyak 1.940 perkara atau sebanyak 12,8% dibanding tahun 2020 sebanyak 15.158 perkara dengan penyelesaian sebanyak 9.299.

“Kasus yang menjadi atensi diantaranya pencurian dengan pemberatan (curat). Tahun 2021 tercatat berhasil ungkap 293 kasus dari 596 laporan. Tahun 2020 terungkap 372 kasus dari 696 laporan,”ujarnya.

Kemudian untuk kasus Curanmor di tahun 2021 mencapai 544 kasus, dengan 154 kasus berhasil terselesaikan. Kasus penggelapan Fidusia diungkap 344 kasus dari 612 laporan.

Lebih lanjut Nana Sujana menjelaskan untuk tahun ini Polda Sulsel dan jajaran juga berhasil mengungkap kasus Korupsi sebanyak 60 kasus dengan penyelesaiannya 30 perkara.

“Ini terjadi peningkatan 1 perkara atau 1,7% dibanding tahun 2020 sebanyak 59 perkara dengan penyelesaian 23 perkara,”terangnya.

Baca Juga :  Penyelidikan Dugaan Korupsi di Lingkup Dispora Makassar 'Tersandera' di APIP

Sementara untuk penyalahgunaan narkotika yang dapat diungkap tahun 2020 sebanyak 2.089 perkara dengan penyelesaian sebanyak 1.995, sedangkan tahun 2021 ini penyalahgunaan narkotika yang dapat diungkap sebanyak 1.705 perkara dengan penyelesaian sebanyak 1.898 perkara.

“Terjadi penurunan penyalahgunaan Narkotika 384 perkara atau 18,4% penyelesaiannya juga mengalami penurunan sebanyak 97 kasus atau sebanyak 4.9%.,” kata Kapolda.

Terakhir Nana Sujana mengungkapkan pada tahun 2021, personel Polda Sulsel yang mendapat hukuman disiplin PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat) sebanyak 9 personel.

Meski begitu terjadi penurunan 18 persen dimana pada tahun 2020 personel Polda Sulsel yang mendapat hukuman PTDH sebanyak 11 orang, mayoritas pelanggaran yang dilakukan adalah disersi. (Thamrin)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

Baca Lainnya

TNKB Putih Diberlakukan Juni Mendatang

20 Mei 2022 - 16:42 WITA

Rudenim Makassar Alihkan Tugas Pengawasan Pengungsi Luar Negeri

20 Mei 2022 - 16:04 WITA

Kejati Sulsel Ajak Satpol PP Kenali Hukum Jauhi Perilaku Korupsi

19 Mei 2022 - 18:13 WITA

KPK Terima 395 Laporan Gratifikasi Selama Hari Raya Idul Fitri

15 Mei 2022 - 22:36 WITA

Sibali Siap Rebut Kursi Ketua MPW Pemuda Pancasila Sulsel

15 Mei 2022 - 19:57 WITA

Jika Temukan Modus Mafia Pupuk Segera Lapor ke Kejati Sulsel

10 Mei 2022 - 18:28 WITA

Trending di News
error: Hai! Pengunjung Kedai-berita.com