Ratusan Juta Dana APBDes Tompotana Tanakeke Dikucurkan untuk Dermaga Alam Gaib?

  • Bagikan

Selama 2 tahun berturut-turut. Pemerintah Desa Tompotana, Kecamatan Kepulauan Tanakeke, Kabupaten Takalar menganggarkan kegiatan pembangunan dermaga dan gedung serbaguna.

Adapun sumber anggaran menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah.

Dari informasi yang berhasil dihimpun Kedai-berita.com, menyebutkan pelaksana dua proyek tersebut dan proyek lainnya kabarnya merupakan seorang oknum aparat desa yang menjabat sebagai Kepala Urusan (Kaur) Keuangan Desa Tompotana.

Konon ratusan juta telah diambil dari dana desa yakni APBDes untuk pembangunan dermaga. Namun hingga saat ini dermaga tersebut tidak kelihatan, masih gaib. Diduga semua dana untuk pembangunan dermaga telah dikorupsi.

Pada data APBDes tahun 2019, untuk pembangunan dermaga dianggarkan sebesar Rp160.600.000 sementara untuk pembangunan gedung serbaguna dianggarkan sebesar Rp429.000.000.

Baca Juga :  Kades di Takalar Keluhkan Dana Desa Belum Cair

Pada APBDes tahun anggaran 2020, Pemerintah Desa Tompotana kembali menganggarkan sebesar Rp172.070.000 yang peruntukannya untuk kegiatan peningkatan dermaga dan gedung serbaguna.

Adapun rinciannya, pada APBDes pokok dianggarkan dana senilai Rp137.070 lalu pada APBDes perubahan dianggarkan Rp35.000.000.

Mantan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Desa Tompotana, Supriadi Daeng Siantang yang dikonfirmasi melalui pesan singkat whatsapp Rabu 24 November 2021 mengenai dana ratusan juta rupiah untuk pembangunan dermaga yang 2 tahun berturut-turut dianggarkan dan di mana keberadaan dermaga tersebut.

Demikian juga terkait pelaksana proyek, apakah dilaksanakan oleh oknum aparat desa yakni Kaur Keuangan Awaluddin Nompo?, Hingga berita ini ditayangkan yang bersangkutan dalam hal ini mantan Plt kades, Supriadi Daeng Siantang belum memberikan jawaban. Meski pesan konfirmasi yang dilayangkan tampak terbaca.

Baca Juga :  Kades di Takalar Keluhkan Dana Desa Belum Cair

Terpisah, Kaur Keuangan Desa Tompotana, Awaluddin Nompo, yang saat ini menjabat sebagai kades terpilih hasil pilkades serentak 17 November 2021, juga belum merespon pesan yang dikirim Kedai-berita.com via pesan singkat whatsapp, Rabu 24 November 2021.

Penampakan gedung serbaguna (foto: M.Said Welikin

Salah satu anak muda Desa Tompotana saat ditemui di samping bangunan Bundes Tompotana Rabu 17 November 2021, meminta agar Kedai-berita.com ini menyelisik juga pembangunan gedung serbaguna karena kondisi bangunan diduga tidak sesuai dengan besarnya anggaran.

Anak muda pemberi informasi tersebut, meminta agar namanya tidak disebutkan dalam berita. Dia pun mengirim data APBDes tahun anggaran 2020 via whatsapp.

Terpisah, Direktur Anti Corruption Committee (ACC) Sulawesi Abdul Kadir Wakanubun melalui telepon Kamis (25/11/2021) menyayangkan bila hingga saat ini aparatur desa masih bermain-main dengan dana desa.

Baca Juga :  Kades di Takalar Keluhkan Dana Desa Belum Cair

Pegiat anti korupsi yang juga seorang advokat ini menegaskan, “Bila informasi proyek dermaga fiktif ini benar, maka Aparat Penegak Hukum (APH) sebaiknya bergerak cepat meminta pertanggungjawaban hukum kepada semua pihak yang diduga terlibat.”

Kadir juga berharap agar semua pihak yang terlibat kiranya dikenakan hukuman maksimal, agar bisa menjadi pelajaran dan memberikan efek jera bagi oknum-oknum aparat desa lainnya yang mencoba bermain-main dengan anggaran dana desa. (M.Said Welikin)

  • Bagikan