Menu

Mode Gelap
PPCD Siap Gelar Pendaftaran Bakal Calon Direktur PNUP Oknum Polri Jadi Algojo Habisi Nyawa Najamuddin Sewang Polsek Bontonompo Kesampingkan Perma 2 Tahun 2012? Kanitres Bungkam Babak Baru Kasus Dugaan Korupsi Proyek Infrastruktur Wisata Toraja Rp40 M Camat Ujung Pandang Gelar Pertemuan Bersama Ketua RT dan RW

Politik · 29 Okt 2021 18:45 WITA

Penjelasan Sekertaris Hanura Sinjai Soal Kericuhan di Musdalub


 Penjelasan Sekertaris Hanura Sinjai Soal Kericuhan di Musdalub Perbesar

Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) yang diadakan DPD Partai Hanura Sulawesi Selatan di salah satu Hotel dibilangan Makassar berakhir ricuh.

Potongan video kericuhan saat Musdalub DPD Partai Hanura digelar di Makassar. (Ist)

Sekertaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kabupaten Sinjai, Hilal Yusuf yang ikut dalam hajatan tersebut kemudian angkat bicara.

Ia membenarkan kericuhan itu terjadi dalam acara Musdalub DPD Hanura Sulsel yang digelar tadi malam tepatnya Kamis 28 Oktober 2021.

“Iya betul, Kericuhan itu terjadi tadi malam di acara Musdalub Partai Hanura Sul-Sel, “jelas Hilal Yusuf saat dikonfirmasi via pesan singkat, Jumat (29/10/2021).

Ia menjelaskan kericuhan itu terjadi karena persyaratan Wahyuddin M Nur sebagai bakal calon (balon) tunggal Ketua DPD Hanura tidak dipenuhi.

Salah satunya dukungan 30 persen. Dimana para Dewan Pimpinan Cabang (DPC) sebagai pemilik suara kata dia menagih itu.

Sebagai salah satu pemilik suara, lanjut Hilal menyayangkan kericuhan ini terjadi. Apalagi pimpinan sidang terkesan memaksakan.

Sementara peserta Musdalub menuntut pimpinan sidang untuk membuka dukungan.

“Iya hanya satu calon tapi tidak memenuhi syarat sebagai calon, tapi pimpinan sidang terkesan memaksakan. Itulah pemicu keributan pada Musdalub kemarin, “ungkap Hilal.

Sesuai peraturan organisasi (PO) Partai Hanura Nomor 01/Hanura-DPO/II/2020, kata dia jika balon tidak memenuhi syarat mestinya dilakukan diskualifikasi.

“Peserta Musdalub berharap seperti itu, agar satu-satunya calon ketua dibatalkan karena tidak sesuai PO Musda Partai Hanura,”tutur Hilal.

Namun meski begitu, Hilal menerangkan penolakan ini tidak akan terjadi jika Wahyuddin memenuhi persyaratan atau prosedur pencalonan.

“Sebenarnya pak Wahyuddin tidak ditolak sebagai ketua tapi memang cacat prosedur pencalonannya,”tandas Hilal. (Thamrin)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

Baca Lainnya

NasDem Sulsel Buka Pendaftaran Bacaleg Mulai Hari Ini

23 Juni 2022 - 15:02 WITA

RMS Isyaratkan Nama Capres, Siapa Saja Mereka?

16 Juni 2022 - 22:19 WITA

Rombongan Sulsel Curi Perhatian di Rakernas NasDem

15 Juni 2022 - 20:30 WITA

Bappilu DPP Nasdem Beri Bantuan Mobil untuk DPW Sulsel

15 Juni 2022 - 19:54 WITA

Rudianto Lallo Hadiri Pelantikan Pengurus Demokrat Sulsel

28 Mei 2022 - 16:44 WITA

PUKAT Nilai Wali Kota Makassar Tak Paham Hirarki Hukum

16 Maret 2022 - 10:17 WITA

Trending di News
error: Hai! Pengunjung Kedai-berita.com