PTSP Persilahkan Dinas Teknis Tindak Swalayan Berkah Jalan Boulevard Makassar

  • Whatsapp

Polemik keberadaan toko swalayan di Jalan Boulevard Makassar, Toko Berkah terus bergulir. Pihak Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Makassar bahkan mempersilahkan dinas teknis untuk bertindak tegas terhadap keberadaan swalayan yang dimaksud lantaran diduga melanggar aturan yang ada.

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Makassar Andi Zulkifli mengungkapkan, pihaknya sudah menegur pihak Toko Berkah, tinggal bagaimana dinas teknis dalam hal ini Dinas Perdagangan, Dinas Penataan Ruang dan Dinas Perhubungan Kota Makassar melakukan fungsi pengawasan, Apakah menghentikan operasional atau melakukan pembinaan dengan mengarahkan mengurus izin alih fungsi Izin Mendirikan Bangunan (IMB), andalalin dan Izin Usaha Toko Swalayan (IUTS).

“Toko Berkah tak memiliki IUTS sesuai kegiatannya di lapangan. Yang ada hanya Izin Usaha Perdagangan (IUP). Nah syarat IUTS itu harus ada rekomendasi teknis dari instansi teknis terkait,” kata Zulkifli kepada Kedai-berita.com via telepon, Kamis (7/10/2021).

Ia berharap Toko Berkah menghentikan sementara aktivitasnya sebelum mengantongi IUTS yang menjadi dasar hukum melakukan aktivitas.

“Harusnya belum boleh beroperasi kalau belum ada IUTS,” jelas Zulkifli.

Hasil Sidak Dinas Teknis

Kepala Seksi Pengkajian Pelanggaran Hukum Perdagangan dan Perindustrian Kota Makassar, Erwin sebelumnya membenarkan adanya temuan tim wasdag Dinas Perdagangan Kota Makassar saat melakukan investigasi terhadap aktivitas toko swalayan yang berada di Jalan Boulevard, Kecamatan Panakkukang yang dimaksud.

Dengan adanya hasil investigasi dan memperhatikan fakta- fakta yang ditemukan oleh Tim Wasdak tersebut, maka Disdag Kota Makassar yang memiliki kewenangan secara teknis kemudian meminta kepada Kepala Dinas PM-PTSP Kota Makassar untuk meninjau kembali atas terbitnya Surat Izin Usaha Pasar Modern (SIUPM) No. 503/000247/SIUPM-B/7/DPM-PTSP yang dimiliki oleh usaha swalayan moderen tersebut sebagaimana peraturan yang berlaku.

Menurut Erwin, masih ada beberapa dokumen perizinan yang belum terpenuhi dalam menunjang aktivitas usaha swalayan yang berada di Jalan Boulevard itu. Diantaranya, kata dia, dokumen terkait Analisa Dampak Lalu Lintas peruntukan Supermarket, Surat Keterangan Alih Fungsi Bangunan dari Hotel Permanen menjadi Supermarket serta rekomendasi Penerbitan Izin Usaha Toko Swalayan (IUTS) dari Dinas Perdagangan Kota Makassar.

“Kita sudah menyurat ke Dinas PM- PTSP Kota Makassar perihal permintaan peninjauan kembali SIUPM swalayan yang berlokasi di Jalan Boulevard, Panakkukang tersebut. Suratnya kami sudah kirim ke dinas berkaitan per tanggal 5 Juli 2021,” kata Erwin sebelumnya. (Thamrin/Eka/Said)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *