Menu

Mode Gelap
PPCD Siap Gelar Pendaftaran Bakal Calon Direktur PNUP Oknum Polri Jadi Algojo Habisi Nyawa Najamuddin Sewang Polsek Bontonompo Kesampingkan Perma 2 Tahun 2012? Kanitres Bungkam Babak Baru Kasus Dugaan Korupsi Proyek Infrastruktur Wisata Toraja Rp40 M Camat Ujung Pandang Gelar Pertemuan Bersama Ketua RT dan RW

Olahraga · 11 Jun 2021 22:03 WITA

PTMSI Kota Makassar Laksanakan Penataran Pelatih Tingkat Madya


 PTMSI Kota Makassar Laksanakan Penataran Pelatih Tingkat Madya Perbesar

Dalam rangka meningkatkan kwalifikasi pelatih tenis meja di Sulawesi Selatan yang berwawasan ilmia sesuai Undang-undang SKN Nomor: 5 Tahun 2015, Tentang sertifikasi pelatih.

Serta mengantisipasi pelatih yang akan menangani tenis meja Kab/Kota menghadapi PORPROV tahun 2022. Dimana salah satu syarat yang harus dipenuhi untuk melatih tenis meja yaitu memiliki sertifikat pelatih tenis meja tingkat madya(provinsi).

Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia(PTMSI) Kota Makassar melaksanakan Penataran pelatih tenis meja tingkat madya.

Kegiatan ini, dibuka oleh Ketua KONI Kota Makassar, Agar Jaya, didampingi Ketua Umum PTMSI Kota Makassar, Andi Akbar, S.Pd, M.Pd dan Ketua Panitia, Dr. Wahyudin, M.Pd.

Ketua KONI menyampaikan, pada dasarnya KONI sangat mendukung kegiatan yang sifatnya dapat meningkatkan prestasi olahraga di Kota Makassar terutama Tenis Meja. “Kami dari KONI siap untuk terus mengsupport sesuai aturan yang ada,”tegas Agar Jaya.

Hal ini disampaikan Ketua Panitia Wahyuddin kepada Kedai-berita.com melalui WhatsApp Jumat((11/6/2021).

Ustad Wahyu, sapaan karib Wahyuddin, mengungkapkan kegiatan ini, dilaksanakan di hotel Teraskita Makassar, dan sesuai jadwal berlangsung selama tiga hari yaknii, tanggal 11- 13 Juni 2021.

“Pematerinya ada dari tingkat nasional yakni mantan juara Sea Games dan peraih medali emas PON dua kali yakni Yon Mardiono. Selain itu pemateri juga dari akademisi Fakultas Ilmu Keolahragaan(FIK) Universitas Negeri Makassar(UNM), ungkap Ustad Wahyu.

“Jumlah utusan PTMSI Pemkab/Kota maksimal 10 orang, disarankan mengutus satu orang tiap Kab/Kota yang akan melatih tim pra PORDA,” imbuhnya.

Menurut Ustad Wahyu, “Sebagai salah satu persyaratan dari Satgas Covid-19 untuk mengikuti suatu kegiatan maka diwajibkan peserta membawa bukti tes PCR atau antigen terbaru.”

Dia menambahkan, “Bagi peserta yang tidak membawah persyaratan tersebut, diwajibkan mengikuti tes antigen Covid-19, dengan biaya Rp170.000,-”

Kurikulum yang digunakan, mengacu pada kurikulum yang dikeluarkan oleh KONI Pusat dengan rincian, Teknik dasar permainan tenis meja, latihan multi ball, latihan pola dan teknik, serta dasar-dasar ilmu kepelatihan, tutup Ustad Wahyu.(Said)

Artikel ini telah dibaca 32 kali

Baca Lainnya

HUT Juang TNI AD 2021, Kodim Maros Gelar Lomba Sepeda Gunung Lintas Medan

11 Desember 2021 - 18:35 WITA

Api Kirab Obor Menyala di Stadion Lukas Enembe Tanda PON XX Papua Dibuka

3 Oktober 2021 - 02:49 WITA

Menteri BUMN Ungkapkan Ini Usai Menonton Pertandingan Bulutangkis

2 Agustus 2021 - 16:50 WITA

Leg Kedua Kontra Persija, PSM Janji Tampil Maksimal

17 April 2021 - 22:10 WITA

PSM Makassar Berhasil Melaju Ke Babak Semi Final

10 April 2021 - 00:13 WITA

Kontra PSIS Semarang, Kapten PSM Optimis Raih Poin Penuh

9 April 2021 - 01:11 WITA

Trending di Olahraga
error: Hai! Pengunjung Kedai-berita.com