1.700 Masjid di Makassar Disemprot Jelang Ramadan

  • Whatsapp

Pemerintah Kota Makassar memastikan semua masjid akan steril sebelum digunakan untuk beribadah jelang bulan suci ramadan.

Sebanyak 1.700 masjid dari 15 Kecamatan itu akan disiram menggunakan desinfektan oleh Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar.

Rencananya penyemprotan disinfektan ini akan dilakukan mulai 8 April 2021 hingga 12 april 2021 mendatang, dengan menggunakan 15 unit armada Pemadam Kebakaran (Damkar).

Walikota Makassar menyebut penyemprotan disinfektan untuk masjid ini merupakan salah satu program yang terdapat dalam Makassar recover, yakni upaya pemutusan covid-19.

“Sesuai dengan tagline kita, Makassar sehat, makassar pulih, makassar selamat ini langkah-langkah yang kita tempuh. Apalagi kita mau menyambut bulan suci ramadan. Kita mau para jamaah yang di masjid tetap terjaga dari ancaman virus,”kata Moh Ramdhan Pomanto usai melepas ratusan anggota Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDD) untuk melakukan penyiraman disinfektan.

  Pemkot Makassar Terima Bantuan Dari PT. ACE Hardware Indonesia

Sebelumnya Ketua Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla mendukung keputusan pemerintah mengizinkan pelaksanaan salat tarawih selama bulan Ramadan dan salat Idulfitri 1442 Hijriyah.

JK menyatakan ibadah salat berjemaah di masjid harus tetap dilaksanakan secara ketat dan mematuhi protokol kesehatan mengingat Indonesia masih menghadapi pandemi Covid-19.

“Pertama, saya ucapkan terima kasih kepada pemerintah khususnya Pak Menko atas izin untuk melaksanakan ibadah Ramadan. Yang jelas, berbeda dengan tahun lalu, tahun ini alhamdulillah kita sudah bikin edaran agar betul-betul dilaksanakan secara ketat,”ujar mantan Wakil Presiden beberapa waktu lalu di Jakarta, Rabu (7/4/2021).

Selain itu, ia menjelaskan selain protokol kesehatan ketat, juga perlu pengawasan terutama dari sisi kebersihan masjid demi menjaga kesehatan bersama.

  Pesan Seorang Advokat Untuk Wartawan di Hari Pers Nasional

Oleh karena itu, penjaga masjid atau marbot harus bisa memastikan dan mengawasi pelaksanaan ibadah salat tarawih dan salat Idulfitri.

“Kita juga sudah bicarakan bahwa masjid siap menjadi pusat vaksinasi untuk seluruh Indonesia. Sekali lagi kami juga berterima kasih karena pemerintah sudah mengizinkan salat tarawih dan salat Ied di masjid,”ucapnya.

Sebelumnya juga Menko PMK Muhadjir Effendy menyatakan pemerintah akan terus melakukan sosialisasi terkait pelaksanaan salat tarawih dan salat Idulfitri.

Dalam hal ini, kata JK yang dinilai paling penting adalah kesadaran masyarakat untuk tetap patuh menjalankan protokol kesehatan yang ketat selama beribadah.

“Maka itu saya bersilaturahmi kepada Bapak Jusuf Kalla untuk berkonsultasi sekaligus koordinasi pelaksanaan ibadah salat tarawih dan salat Idulfitri dan kegiatan-kegiatan yang lain selama Ramadan. Dalam hal ini karena beliau Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia dan Ketua Umum Palang Merah Indonesia,” ungkap Muhadjir.

  Isolasi Apung di Kapal Pelni Bakal Segera Beroperasi

Lebih lanjut, dia berharap dengan berkonsultasi bersama JK, berbagai masalah yang mungkin muncul dengan diizinkannya salat tarawih berjamaah di masjid dan juga salat Idulfitri di masjid dan lapangan akan dapat diantisipasi dan ditangani secara lebih baik dan penuh kesiapan.

Pada kesempatan sebelumnya, Menko PMK juga mengingatkan kepada para jemaah agar berupaya untuk menghindari kerumunan. Terlebih, saat akan datang menuju tempat ibadah maupun ketika selesai salat berjamaah.

“Begitu juga saat melaksanakan salat berjamaah diupayakan agar dibuat sesederhana mungkin sehingga waktunya tidak berkepanjangan, tidak terlalu panjang, mengingat dalam kondisi masih darurat ini,”tandasnya.