Menu

Mode Gelap
PPCD Siap Gelar Pendaftaran Bakal Calon Direktur PNUP Oknum Polri Jadi Algojo Habisi Nyawa Najamuddin Sewang Polsek Bontonompo Kesampingkan Perma 2 Tahun 2012? Kanitres Bungkam Babak Baru Kasus Dugaan Korupsi Proyek Infrastruktur Wisata Toraja Rp40 M Camat Ujung Pandang Gelar Pertemuan Bersama Ketua RT dan RW

Hukum & Kriminal · 12 Mar 2021 21:07 WITA

Apa Kabar Kasus Tipikor Pembangunan RKB SD se-Makassar


 Direktur PUKAT Sulsel, Farid Mamma berharap Polrestabes transparan dalam penanganan kasus dugaan korupsi pembangunan ruang kelas baru (RKB) SD se-Makassar (Kedai-berita.com/ Eka) Perbesar

Direktur PUKAT Sulsel, Farid Mamma berharap Polrestabes transparan dalam penanganan kasus dugaan korupsi pembangunan ruang kelas baru (RKB) SD se-Makassar (Kedai-berita.com/ Eka)

Pusat Lembaga Kajian Advokasi Anti Korupsi Sulawesi Selatan (PUKAT Sulsel) mendesak Unit Tipikor Polrestabes Makassar segera menuntaskan penanganan kasus dugaan korupsi pada proyek pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) Sekolah Dasar (SD) se-Kota Makassar yang telah menggunakan anggaran tahun 2018/2019.

“Kami harap Polrestabes transparan dalam penanganan kasus ini. Jangan lagi seperti kasus dispora kemarin bikin gaduh dan memberikan alasan-alasan yang irasional,” kata Direktur Pusat Kajian Advokasi Anti Korupsi Sulawesi Selatan (PUKAT Sulsel) Farid Mamma via telepon, Jumat (12/3/2021).

Ia juga berharap Polda Sulsel terus melakukan evaluasi terhadap jajarannya khususnya Polresrabes Makassar dalam hal penanganan sejumlah kasus korupsi. Diantaranya kasus dugaan korupsi lingkup Dinas Pendidikan Kota Makassar yang dimaksud.

Baca Juga :  Kasus Korupsi RS Batua, LSM Lacak Desak Polisi Seret Semua yang Terlibat Termasuk Penerima Fee 

“Evaluasi sekaligus supervisi itu penting agar seluruh penanganan kasus korupsi oleh jajarannya bisa ada kepastian hukum. Bukan digantung terus-menerus alias sengaja dipetieskan,” ucap Farid.

Jauh sebelumnya, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polrestabes Makassar, Kompol Agus Khaerul membenarkan jika pihaknya sedang menyelidiki kasus dugaan korupsi proyek pembangunan RKB SD se-Kota Makassar tersebut.

Pihaknya saat itu, sedang menjadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah Kepala Sekolah Dasar (Kepsek) yang ada di Kota Makassar.

“Sudah ada beberapa kita ambil keterangannya dalam tahap penyelidikan kasus ini dan akan kembali menjadwalkan pemanggilan terhadap Kepsek lainnya yang belum sempat diambil keterangannya,” kata Agus via telepon, Senin 12 Oktober 2020.

Baca Juga :  Menanti Gebrakan Penegak Hukum di Kasus Tambang Galian C Ilegal Nipa-Nipa

Selain pemeriksaan terhadap para Kepala Sekolah tingkat SD, lanjut Agus, pihaknya juga akan menjadwalkan pemanggilan terhadap pihak Dinas Pendidikan Kota Makassar yang terlibat dalam kegiatan yang dimaksud.

“Semua yang terkait dalam kegiatan tersebut tentu kita ambil keterangannya,” terang Agus saat itu.

Diketahui, Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pendidikan (Disdik) sebelumnya mendapat bantuan dana sebesar Rp15 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2018.

Dari total anggaran tersebut, kemudian diperuntukkan untuk membiayai kegiatan antara lain untuk pembangunan Ruangan Kelas Baru (RKB), rehabilitas ruang kelas dan media pembelajaran.

Dana sebesar Rp9 miliar ditujukan untuk pembangunan Ruang Kelas Baru di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Rp6 miliar untuk pembangunan Ruang Kelas Baru untuk Sekolah Menengah Pertama. (Anca/Eka)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

Baca Lainnya

Resmob Polda Sulsel Bekuk Dua Orang Terduga Pemalsu Surat Tanah

30 Juni 2022 - 07:07 WITA

Tantangan ACC Sulawesi ke Pejabat Baru Dirkrimsus Polda Sulsel

27 Juni 2022 - 15:15 WITA

Polisi Ringkus Pelaku Pemanah Pengantar Jenazah di Makassar

22 Juni 2022 - 18:38 WITA

ACC Soroti ‘Vonis Korting’ Hakim Perkara Korupsi RS Batua

17 Juni 2022 - 14:37 WITA

Vonis Korupsi RS Batua Pangkas Hukuman Badan dan Uang Pengganti

17 Juni 2022 - 10:36 WITA

PUKAT: Aneh Kasus Bansos Covid-19 Makassar Belum Ada Tersangka

15 Juni 2022 - 18:34 WITA

Trending di Hukum & Kriminal
error: Hai! Pengunjung Kedai-berita.com