Menu

Mode Gelap
KPK Geledah Kantor Dinas PUTR Sulsel? PPCD Siap Gelar Pendaftaran Bakal Calon Direktur PNUP Oknum Polri Jadi Algojo Habisi Nyawa Najamuddin Sewang Polsek Bontonompo Kesampingkan Perma 2 Tahun 2012? Kanitres Bungkam Babak Baru Kasus Dugaan Korupsi Proyek Infrastruktur Wisata Toraja Rp40 M

Peristiwa · 9 Okt 2019 20:54 WITA

Putera Barru Sabet Duta lingkungan Hidup Kategori Best Lingkungan Se-Sulselbar


 Putera Barru Sabet Duta lingkungan Hidup Kategori Best Lingkungan Se-Sulselbar Perbesar

KEDAI-BERITA.com, Makassar —Pemilihan Duta Lingkungan Hidup se-Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) yang digelar oleh Yayasan Sahabat Bambo Indonesia telah usai pada Jumat, (27/9/2019) lalu di Pinisi Point Jl. Metro Tanjung Bunga.

Dari 39 peserta, tersisa 29 finalis perwakilan dari beberapa daerah kabupaten kota se Sulselbar turut berkompetisi.

Salah satu finalis yang sukses masuk dalam 10 besar dan dinobatkan sebagai Duta Lingkungan Hidup kategori Best Lingkungan adalah Al-Wahyu Haer Mannannungang.

Al-Wahyu Haer Mannannungang atau yang karib disapa Alwa adalah putera kelahiran kabupaten Barru yang berhasil mengalahkan puluhan peserta dari berbagai daerah se Sulselbar.

Tak lama pasca terpilihnya sebagai Duta Lingkungan Hidup kategori Best Lingkungan, Alwa segera bekerja.

Baca Juga :  Rumah Prostitusi Di Mallusetasi Merajalela, Polisi dan Pemda Diduga Tutup Mata

Mulai dari perancangan program kerja untuk sektor lingkungan hidup hingga bertandang langsung ke kediaman Bupati Barru, Suardi Saleh untuk berkoordinasi.

“Baru tadi saya bertemu pak bupati, membahas terkait program kerja yang akan saya jalankan kedepannya,” tutur Alwa, Rabu, (9/10/2019)

“Alhamdulillah, pak bupati sangat responsif dan siap mensupport,” tambah alumni pesantren Mambaul Ulum DDI Patobong itu.

Setelah bertemu bupati, Alwa juga segera berkoordinasi dengan kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Barru, Taufik Mustafa.

“Pak Kadis juga siap mensupport,” tukasnya.

Alwa menyampaikan beberapa jenis program kerja yang akan digalakan di Kabupaten Barru kedepannya, salah satunya yaitu memerangi sampah plastik.

Sampah plastik kata Alwa adalah hal yang paling berpengaruh terhadap kerusakan lingkungan hidup, sebab sampah plastik, selain mencemari lingkungan karena lama terurai tanah, juga menghasilkan gas rumah kaca.

Baca Juga :  Lurah Mangkoso Rekayasa Surat Keterangan? Ini Kata Sekcam Soppeng Riaja

Gas rumah kaca sendiri terbukti secara langsung akan mempengaruhi perubahan iklim, mempengaruhi permukaan laut, suhu global, kesehatan lingkungan, serta mempengaruhi pola cuaca.

“Apalagi berdasarkan riset, Indonesia salah satu penyumbang sampah plastik terbesar di Dunia. Olehnya harus dilawan dari sekarang dengan meminimalisir penggunaan plastik,” tuturnya.

Untuk memudahkan langkahnya, alumni Stikes Baramuli Pinrang itu akan berkoordinasi dan melibatkan semua potensi sumber daya manusia yang ada.

“Saya akan melibatkan semua potensi SDM yang ada di kabupaten Barru,” tandasnya

Alwa berharap, semua unsur, baik pemerintah Kabupaten Barru dan masyarakat turut mendukung setiap langkah dan aktifitasnya dalam menjaga lingkungan.

HR/Kha

Artikel ini telah dibaca 38 kali

Baca Lainnya

Pesan Berharga Hotman Paris Untuk Bharada E

9 Agustus 2022 - 19:09 WITA

Misteri Kematian Brigadir J Temui Titik Terang

7 Agustus 2022 - 18:34 WITA

Dishub Makassar Razia ‘Pak Ogah’ yang Kerap Resahkan Warga

4 Agustus 2022 - 17:56 WITA

Kisah Pilu Emak-Emak di Gowa Berurusan dengan Terduga Rentenir

19 Juli 2022 - 15:53 WITA

PN Makassar Tunda Eksekusi Lahan Show Room Mazda di Makassar

11 Juli 2022 - 16:42 WITA

Ugal-ugalan Bawa Samurai, 5 Remaja Dicokok Patmor Polda Sulsel

5 Juli 2022 - 17:21 WITA

Trending di Hukum & Kriminal
error: Hai! Pengunjung Kedai-berita.com