Panti Asuhan Di Sulsel Jadi Ajang Bisnis Menggiurkan ?

  • Whatsapp
Ilustrasi (int)

Kedai-Berita.com, Makassar– Membangun panti asuhan merupakan perbuatan yang terpuji. Hanya saja di Sulsel, ada beberapa panti asuhan kerap hanya dijadikan kedok oleh sebagian kalangan yang memang motivasinya berbeda. Yakni menjadikan panti asuhan sebagai ladang bisnis yang cukup menggiurkan.

Berawal dengan modal kecil untuk pengurusan pembuatan dokumen akta Yayasan melalui notaris. Selanjutnya menyiapkan tempat atau rumah penampungan.

Untuk memenuhi syarat pembuatan akta Yayasan panti asuhan, mereka cukup menyusun struktur kepengurusan yang tak lain diisi oleh keluarga dekatnya sendiri. Setelah itu mereka menyiapkan sebuah rumah yang nantinya disebut panti.

Untuk lulus verifikasi, panti harus jelas keberadaannya. Mereka yang nota bene satu keluarga dalam struktur kepengurusan panti itu pun, menyediakan sebuah rumah panti dengan cara mengontrak.

Kepala salah satu panti asuhan di Kota Makassar inisial RM yang ditemui Kedai-Berita.com mengaku ada banyak panti asuhan di Sulsel yang memang hanya kedok dan memiliki tujuan yang beda. Yakni membuat panti sebagai ajang usaha yang menggiurkan.

  Aksi Sosial Pemilik Butik Revina Bantu Warga Miskin Lawan Pandemi Corona

“memang ada beberapa diantaranya demikian. Jadi ketika panti asuhan yang pertama dijalankan berhasil, selanjutnya mereka membuat Yayasan dengan nama baru untuk mendirikan panti baru lagi. Nah yang jalankan anak atau istrinya ,”kata RM, Kamis 5 Oktober 2017.

Untuk mendapatkan anak asuhan, beber RM, panti yang dimaksud menelusuri daerah pelosok yang tersebar di beberapa Kabupaten di Sulsel. Yang direkrut menjadi anak asuh, sebagian memang berstatus yatim piatu. Tapi tak sedikit juga ada anak warga miskin yang diambil dari sekitar lingkungan panti itu sendiri.

“Namun ada juga bahkan hanya bermodal memasang papan bicara panti tapi jika ditelusuri diam-diam tak ada anak pantinya. Ketika ada rencana survey bantuan, mereka bergegas mengumpulkan anak anak sekitar saja ,”ungkap RM.

RM mengaku miris ada sebagian kalangan yang memang memiliki motivasi negatif alias hanya kedok mencari keuntungan semata dengan memanfaatkan lembaga panti asuhan.

  Kisah Kakek Renta Di Makassar Hidup Dari Belas Kasih Tetangga

“Ini alasan mengapa setiap tahun semakin banyak panti asuhan di Sulsel. Kota Makassar saja sudah ratusan jumlahnya saat ini. Oknum-oknum ini berpikiran kalau panti asuhan jelas banyak sumber penghasilannya ,”ungkap RM.

“Ada bantuan dari Pemerintah Pusat melalui Dinas Sosial Sulsel. Dan beberapa dermawan yang disebut donatur. Padahal jika mereka sadar mengelola panti itu pekerjaan mulia meski berat karena amanah yang dijalankan ,”tambahnya.

RM yang telah menjalankan panti asuhan miliknya selama 20 tahun lebih itu, berharap Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Sosial RI, lebih proaktif turun mengawasi agar bantuan yang kucur melalui Dinas Sosial Sulsel bisa tepat sasaran.

“Karena terus terang oknum di Dinsos Sulsel juga ada yang memainkan bantuan. Selain memangkas nilai bantuan juga tidak selektif dalam menyalurkan bantuan kepada panti asuhan yang layak ,”kata RM.

  Cara Pemancing Makassar Meriahkan HUT RI Ke 72

Bantuan reguler yang didapatkan panti asuhannya tiap tahun, kata RM nilainya sangat mencekik. Dimana dari total 30 orang anak asuhnya, terhitung hanya 10 orang anak yang dapat bantuan.

“Tahun 2016 lalu, bantuan yang cair dari Dinsos Sulsel hanya menanggung 10 orang dengan nilai Rp 1 Juta. Dimana rinciannya terdiri dari keperluan makan-minum Rp 2200 per orang dan Rp 800.000 untuk keperluan biaya transpor digunakan oleh 10 orang. Lalu bagaimana dengan 20 anak lainnya ? ,”ujar RM.

Penyaluran bantuan dari Dinsos Sulsel diakui RM bersifat diskriminatif. Dimana kenyataannya ada beberapa panti asuhan malah mendapat bantuan lebih, padahal jumlah anak pantinya tidak seberapa bahkan terhitung bodong.

“Yah. Inilah permainan yang ada. Mereka banyak panti asuhan yang tak jelas tapi menerima bantuan lebih. Saya punya data tentang panti asuhan itu. Memang ada oknum Dinsos sendiri yang bermain ,”tegas RM. (Kha)

Pos terkait