https://kedai-berita.com/
kedai-berita.com - Kreasi Tanpa Sekat

Putera Barru Sabet Duta lingkungan Hidup Kategori Best Lingkungan Se-Sulselbar

56

KEDAI-BERITA.com, Makassar —Pemilihan Duta Lingkungan Hidup se-Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) yang digelar oleh Yayasan Sahabat Bambo Indonesia telah usai pada Jumat, (27/9/2019) lalu di Pinisi Point Jl. Metro Tanjung Bunga.

Dari 39 peserta, tersisa 29 finalis perwakilan dari beberapa daerah kabupaten kota se Sulselbar turut berkompetisi.

Salah satu finalis yang sukses masuk dalam 10 besar dan dinobatkan sebagai Duta Lingkungan Hidup kategori Best Lingkungan adalah Al-Wahyu Haer Mannannungang.

Al-Wahyu Haer Mannannungang atau yang karib disapa Alwa adalah putera kelahiran kabupaten Barru yang berhasil mengalahkan puluhan peserta dari berbagai daerah se Sulselbar.

Tak lama pasca terpilihnya sebagai Duta Lingkungan Hidup kategori Best Lingkungan, Alwa segera bekerja.

Mulai dari perancangan program kerja untuk sektor lingkungan hidup hingga bertandang langsung ke kediaman Bupati Barru, Suardi Saleh untuk berkoordinasi.

“Baru tadi saya bertemu pak bupati, membahas terkait program kerja yang akan saya jalankan kedepannya,” tutur Alwa, Rabu, (9/10/2019)

“Alhamdulillah, pak bupati sangat responsif dan siap mensupport,” tambah alumni pesantren Mambaul Ulum DDI Patobong itu.

Setelah bertemu bupati, Alwa juga segera berkoordinasi dengan kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Barru, Taufik Mustafa.

“Pak Kadis juga siap mensupport,” tukasnya.

Alwa menyampaikan beberapa jenis program kerja yang akan digalakan di Kabupaten Barru kedepannya, salah satunya yaitu memerangi sampah plastik.

Sampah plastik kata Alwa adalah hal yang paling berpengaruh terhadap kerusakan lingkungan hidup, sebab sampah plastik, selain mencemari lingkungan karena lama terurai tanah, juga menghasilkan gas rumah kaca.

Gas rumah kaca sendiri terbukti secara langsung akan mempengaruhi perubahan iklim, mempengaruhi permukaan laut, suhu global, kesehatan lingkungan, serta mempengaruhi pola cuaca.

“Apalagi berdasarkan riset, Indonesia salah satu penyumbang sampah plastik terbesar di Dunia. Olehnya harus dilawan dari sekarang dengan meminimalisir penggunaan plastik,” tuturnya.

Untuk memudahkan langkahnya, alumni Stikes Baramuli Pinrang itu akan berkoordinasi dan melibatkan semua potensi sumber daya manusia yang ada.

“Saya akan melibatkan semua potensi SDM yang ada di kabupaten Barru,” tandasnya

Alwa berharap, semua unsur, baik pemerintah Kabupaten Barru dan masyarakat turut mendukung setiap langkah dan aktifitasnya dalam menjaga lingkungan.

HR/Kha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.